LombokPost – Drama Sprint MotoGP Amerika Serikat belum usai meski bendera finis sudah dikibarkan. Pedro Acosta harus menerima penalti tekanan ban yang mengubah hasil akhir Sprint Race di COTA.
Pedro Acosta di MotoGP Amerika Serikat sebelumnya finis di posisi ketiga. Namun, hasil tersebut dianulir setelah investigasi menemukan adanya pelanggaran tekanan ban. Akibatnya, Enea Bastianini di MotoGP Amerika Serikat justru naik podium.
Pelanggaran Tekanan Ban Terbukti
Kasus Pedro Acosta bermula dari investigasi pascabalapan. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu diduga menggunakan tekanan ban di bawah batas minimum yang diizinkan.
Setelah peninjauan, steward memastikan pelanggaran tersebut benar terjadi. Pedro Acosta di MotoGP Amerika Serikat pun dijatuhi penalti delapan detik. Penalti ini langsung berdampak signifikan terhadap hasil Sprint MotoGP Amerika Serikat.
Acosta Terlempar, Bastianini Naik Podium
Akibat penalti tersebut, Pedro Acosta harus turun drastis dari posisi ketiga ke posisi kedelapan. Sebaliknya, Enea Bastianini mendapatkan keuntungan besar. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu dipromosikan ke posisi ketiga dan berhak atas podium Sprint MotoGP Amerika Serikat.
Hasil ini menjadi podium Sprint kedua bagi Bastianini bersama KTM—sebuah pencapaian penting di musim ini.
Momentum Menuju Balapan Utama
Keputusan penalti Pedro Acosta di MotoGP Amerika Serikat memberikan warna tambahan dalam akhir pekan balap di COTA. Enea Bastianini di MotoGP Amerika Serikat kini memiliki momentum positif jelang balapan utama. Ia berpeluang melanjutkan performa impresifnya.
Sementara itu, Pedro Acosta di MotoGP Amerika Serikat harus bangkit dan memperbaiki hasil pada Grand Prix yang akan digelar Senin (30/3) dini hari pukul 04.00 WITA.
Editor : Rury Anjas Andita