LombokPost – Veda Ega Pratama harus menelan pil pahit di Moto3 Amerika Serikat. Veda Ega Pratama mengalami crash dan gagal finis (DNF), sementara Guido Pini justru mencuri kemenangan dramatis di lap terakhir.
Veda Ega Pratama sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal balapan. Namun, insiden highside membuat peluangnya sirna di Circuit of The Americas (COTA).
Awal Menjanjikan Veda
Start dari posisi keempat, Veda Ega Pratama langsung bersaing di barisan depan Moto3 Amerika Serikat. Ia sempat bertahan di grup terdepan bersama Alvaro Carpe, Valentin Perrone, dan Maximo Quiles.
Meski sempat turun ke posisi kedelapan, Veda Ega Pratama kembali menunjukkan kecepatannya dengan mencetak lap tercepat pada Lap 4.
Momen Crash yang Menentukan
Sayangnya, petaka datang satu lap kemudian. Veda Ega Pratama mengalami highside saat keluar dari Tikungan 11. Insiden tersebut membuatnya terjatuh dan tak bisa melanjutkan balapan.
Bahkan, Joel Esteban yang berada di belakangnya juga tak mampu menghindar. Crash ini menjadi DNF pertama Veda Ega Pratama di Moto3 Amerika Serikat musim ini.
Pini Curi Kemenangan Dramatis
Sementara itu, drama terjadi di barisan depan Moto3 Amerika Serikat. Perebutan kemenangan berlangsung sengit antara Carpe, Quiles, Perrone, dan Guido Pini.
Pada tikungan terakhir lap final, Carpe mencoba menyalip Perrone. Namun, keduanya melebar saat keluar tikungan.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Guido Pini di Moto3 Amerika Serikat. Ia melesat dari belakang dan mencuri kemenangan perdananya, disusul Maximo Quiles di posisi kedua.
Dampak ke Klasemen
Hasil Moto3 Amerika Serikat membuat Quiles tetap memimpin klasemen. Sementara Carpe naik ke posisi kedua, dan Perrone menembus tiga besar.
Kemenangan ini juga mengangkat Guido Pini di Moto3 Amerika Serikat ke peringkat keempat klasemen. Di sisi lain, Veda Ega Pratama harus turun ke posisi ketujuh. Meski begitu, ia masih memimpin klasemen Rookie of The Year dengan 27 poin.
Editor : Rury Anjas Andita