Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ethan Nwaneri Jadi Pengganti Mason Greenwood di Marseille, Habib Beye Beri Peringatan Keras

Pujo Nugroho • Sabtu, 4 April 2026 | 20:00 WIB
Pemain Arsenal Ethan Nwaneri yang dipinjamkan ke Marseille akan menjadi tumpuan timnya. (IST/LOMBOK POST)
Pemain Arsenal Ethan Nwaneri yang dipinjamkan ke Marseille akan menjadi tumpuan timnya. (IST/LOMBOK POST)

 

LombokPost - Klub raksasa Prancis, Marseille, tengah menghadapi ujian berat menjelang laga krusial melawan Monaco di Ligue 1. Kehilangan sosok vital seperti Mason Greenwood membuat pelatih Marseille, Habib Beye, kini berpaling kepada talenta muda pinjaman dari Arsenal, yaitu Ethan Nwaneri. Namun, langkah Ethan Nwaneri untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Mason Greenwood ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Sejauh ini, Mason Greenwood memang telah menjadi jimat bagi lini serang Marseille sejak didatangkan dari Manchester United pada 2024 lalu. Dengan torehan 15 gol dan empat assist dalam 26 penampilan di Ligue 1, Mason Greenwood hanya kalah tajam dari Joaquin Panichelli di daftar pencetak gol terbanyak. Absennya Mason Greenwood akibat suspensi dan cedera tentu menjadi pukulan telak bagi momentum Marseille dalam perburuan tiket kompetisi Eropa.

Kondisi darurat ini memaksa Habib Beye untuk melirik bangku cadangan, dan nama Ethan Nwaneri muncul sebagai kandidat utama. Pemain muda didikan akademi Arsenal tersebut diprediksi akan menjadi tumpuan baru di lini depan Marseille. Meski mengakui bakat besar yang dimiliki Ethan Nwaneri, Habib Beye tidak segan-segan memberikan peringatan keras kepada pemain berusia 19 tahun tersebut mengenai kerasnya persaingan di Ligue 1.

Baca Juga: Arsenal Siap Belanja Mewah Lagi, Julian Alvarez Jadi Incaran Utama

Dalam konferensi persnya, bos Marseille itu menegaskan bahwa Ethan Nwaneri harus segera beradaptasi dengan intensitas fisik sepak bola Prancis yang jauh berbeda dengan level pemain muda di Inggris. "Dia adalah bakat besar, tapi dia harus paham bahwa dia berada di klub level yang sangat tinggi. Ligue 1 menuntut fisik yang kuat, dan Ethan Nwaneri harus membuktikan bahwa dia layak menggantikan peran Mason Greenwood," tegas Beye.

Walaupun Ethan Nwaneri menjadi solusi jangka pendek di atas lapangan, status kontrak sang pemain di Marseille memicu tanda tanya besar. Diketahui, Ethan Nwaneri datang dari Arsenal dengan status pinjaman murni tanpa opsi pembelian permanen. Hal ini berarti Marseille sama sekali tidak memiliki kendali atas masa depan bintang muda Arsenal tersebut setelah musim ini berakhir.

Menariknya lagi, laporan dari L'Equipe menyebutkan bahwa biaya operasional untuk meminjam Ethan Nwaneri dari Arsenal tergolong cukup mahal bagi kantong Marseille. Tim asal Prancis tersebut setuju untuk menanggung seluruh gaji Ethan Nwaneri yang mencapai angka €300.000 atau sekitar Rp 5,1 miliar per bulan. Nilai yang fantastis untuk pemain yang statusnya hanya 'sekolah' di Ligue 1 sebelum kembali ke Emirates Stadium.

Baca Juga: Arsenal Terdepan Rekrut Nicolo Tresoldi, Calon Striker Masa Depan Jerman

Kini, beban berat ada di pundak Ethan Nwaneri. Publik Stade Velodrome tentu berharap sentuhan magis pemain muda Arsenal ini bisa menutup lubang yang ditinggalkan oleh Mason Greenwood. Jika Ethan Nwaneri mampu tampil impresif di Ligue 1, bukan tidak mungkin harganya akan melonjak drastis saat kembali ke pelukan Arsenal nanti.

Apakah Ethan Nwaneri sanggup menjawab tantangan dari Habib Beye dan membuktikan kapasitasnya sebagai pengganti sepadan bagi Mason Greenwood? Duel Marseille selanjutnya di Ligue 1 akan menjadi panggung pembuktian bagi sang wonderkid.

Editor : Pujo Nugroho
#Habib Beye #Ethan Nwaneri #marseille #ligue 1 #arsenal