Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nakhodai PJSI NTB, Pathul Bahri Bidik Kejayaan Judo

Lestari Dewi • Kamis, 16 April 2026 | 19:48 WIB

 

Ketua Pengprov PJSI NTB Lalu Pathul Bahri menerima bendera pataka yang diberikan PB PJSI Indonesia  saat pelantikan pengurus PJSI periode 2025-2030 di Pendopo Bupati, Praya, Kamis (16/4). (DEWI/LOMBOK POST)
Ketua Pengprov PJSI NTB Lalu Pathul Bahri menerima bendera pataka yang diberikan PB PJSI Indonesia saat pelantikan pengurus PJSI periode 2025-2030 di Pendopo Bupati, Praya, Kamis (16/4). (DEWI/LOMBOK POST)

 

LombokPost - Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) NTB resmi dilantik, Kamis (16/4). Usai dilantik dan dikukuhkan, Ketua Umum PJSI NTB Lalu Pathul Bahri, langsung memasang target tinggi. Tak tanggung-tanggung, ajang Porprov XII NTB yang akan digulirkan Juli 2026 menjadi pembuktian perdana bagi pengurus baru ini.

”Target kami ada empat emas dalam Porprov 2026 dan akan kami terjunkan 63 atlit,” ucap Pathul usai kegiatan pelantikan dan pengurus PJSI NTB periode 2025-2030 di Pendopo Bupati, Praya, Kamis (16/4).

Dikatakan, amanah ini adalah tanggung jawab besar. Fokus utama PJSI saat ini adalah memastikan atlet-atlet judo siap tempur, terutama menyongsong Porprov 2026. Pathul menekankan bahwa waktu persiapan menuju Juli 2026 sudah sangat mepet. ”Namun untuk melatih kesiapan ini, para atlet akan ada yang bertanding dalam ajang Kapolri Cup dan Kasad Cup,” tambahnya.

Terlebih, berdasarkan hasil Rakerprov KONI NTB, jadwal pelaksanaan sedikit digeser dari semula 3 Juli menjadi 16 Juli 2026. Penyesuaian ini dipandang Pathul sebagai kesempatan tambahan untuk mematangkan strategi.

Baca Juga: Debut di Porprov NTB 2026, PODSI NTB Bidik Atlet Unggulan Menuju PON 2028

Pria yang juga Bupati Lombok Tengah ini menyebutkan bahwa PJSI NTB tengah menggodok program latihan terukur. Kejuaraan-kejuaraan lokal akan diintensifkan sebagai ajang pemanasan dan penjaringan bakat-bakat baru di sepuluh kabupaten/kota.

”Kita tidak ingin hanya sekadar ikut berpartisipasi. Judo harus menjadi lumbung prestasi. Karena itu, penguatan di level klub dan pengcab (pengurus cabang) harus berjalan beriringan dengan program kerja pengprov yang baru saja dikukuhkan,” tegasnya.

Terkait kesiapan venue, Pathul juga menyinggung potensi pemanfaatan fasilitas olahraga di daerah-daerah. Salah satunya adalah GOR Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di Lombok Tengah yang tengah dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi pendukung Porprov.

Baca Juga: Pergatsi NTB Siapkan Pengadil Lapangan Tangguh Demi Sukses Porprov NTB 2026

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan semangat revitalisasi venue yang tengah digalakkan sebagai persiapan jangka panjang menyambut PON 2028 mendatang. ”Infrastruktur harus mendukung. Kami akan pastikan koordinasi dengan KONI NTB berjalan lancar, termasuk jika ada sentralisasi sejumlah cabor ke Mataram demi efisiensi,” tambahnya.

Pathul meminta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk menanggalkan ego sektoral dan fokus pada pembinaan atlet. Ia meyakini, dengan manajemen yang transparan dan program kerja yang jelas, cabor judo akan kembali disegani di kancah regional maupun nasional. ”Kuncinya ada di sinergitas. Jika semua pengurus kompak, target sukses prestasi di Porprov 2026 bukan hal yang mustahil untuk kita raih,” pungkas politisi Gerindra ini.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Atlet Judo #Lalu Pathul Bahri #PJSI NTB #Judo NTB #Porprov XII NTB