LombokPost - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi di kancah Premier League semakin mendebarkan memasuki fase krusial. Dengan hanya menyisakan lima pertandingan lagi, Arsenal saat ini masih bertengger di posisi puncak dengan keunggulan tiga poin atas pesaing terdekatnya, Manchester City. Meski begitu, posisi ini masih sangat rawan mengingat sang rival memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak.
Kondisi ini menyusul hasil mengecewakan yang didapat anak asuh Mikel Arteta saat melakoni laga tandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium. Dalam laga tersebut, Arsenal harus menyerah dengan skor tipis 1-2. Meski kalah, performa dominan di babak kedua memberikan harapan besar bagi para pendukung klub asal London Utara tersebut untuk tetap optimis menyabet gelar Premier League musim ini.
"Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan, terutama melihat bagaimana cara kekalahan itu terjadi," ujar Mikel Arteta mengomentari jalannya pertandingan.
Baca Juga: The Next Bergkamp! Arsenal Siapkan Dana Fantastis Boyong Julian Alvarez ke London
Menurutnya, Arsenal sebenarnya tampil sangat solid dan mampu bangkit setelah sempat tertinggal satu gol. Keberhasilan menjaga stabilitas emosi di lapangan menjadi nilai plus yang disoroti oleh sang manajer asal Spanyol tersebut.
Meski menguasai jalannya laga dan menciptakan banyak peluang emas, Arsenal gagal memaksimalkan momentum untuk mencetak gol tambahan. Sebaliknya, Manchester City justru tampil klinis dengan memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol. Hal inilah yang dinilai Mikel Arteta sebagai pembeda utama dalam laga krusial perburuan gelar Premier League akhir pekan kemarin.
"Kami menciptakan situasi-situasi besar melawan tim yang sangat sulit ditembus. Namun pada akhirnya, sepak bola adalah tentang memanfaatkan momen. Ketika mereka mendapatkan momen, mereka mampu menyarangkan bola ke gawang kami. Itulah realita yang harus dihadapi Arsenal saat ini," tambah Arteta yang tetap terlihat tegar menghadapi hasil pahit tersebut.
Meski demikian, Mikel Arteta menolak untuk mengibarkan bendera putih. Ia justru melihat kekalahan ini sebagai bukti nyata bahwa kualitas Arsenal sudah berada di level yang seharusnya untuk bersaing memperebutkan trofi Premier League. Baginya, performa tersebut menjadi modal berharga bagi mentalitas skuad asuhannya untuk menghadapi lima pertandingan final di depan mata.
Baca Juga: Gabriel Martinelli Masuk Radar PSG, Masa Depannya di Arsenal Mulai Goyang
Kini, fokus Arsenal langsung beralih ke laga berikutnya menghadapi Newcastle United di kandang sendiri. Persaingan kian memanas karena selisih poin yang sangat tipis membuat setiap laga di sisa musim Premier League menjadi layaknya partai final. Strategi rotasi dan pemulihan fisik pemain kini menjadi kunci utama bagi klub besutan Mikel Arteta untuk tetap memimpin klasemen.
"Kami memang kehilangan kesempatan untuk menang hari ini, tapi kami menggunakan kesempatan ini untuk menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya. Sekarang ada lima laga lagi, ini adalah 'Liga Premier baru'. Mereka punya tabungan laga, kami punya keunggulan tiga poin. Jadi, pertarungan dimulai dari sekarang," tegas Mikel .
Editor : Pujo Nugroho