LombokPost-Deru mesin Toyota Agya bakal segera membelah keheningan Pertamina Mandalika International Circuit, awal Mei mendatang.
Bukan oleh pembalap pria, kali ini lintasan sepanjang 4,31 kilometer itu akan menjadi panggung unjuk gigi bagi para pembalap perempuan tangguh dalam ajang bertajuk Krida Agya Kartini Race 2026.
Menjelang hari H, tensi persiapan mulai meningkat. Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, turun langsung memantau kesiapan teknis para racer cantik tersebut.
Bertempat di The Paddock by Racelab Sim Racing, Jakarta, Jumat (17/4), Priandhi menyaksikan betapa seriusnya para pembalap wanita melahap tiap tikungan Mandalika melalui layar simulator.
"Latihan simulator ini krusial. Fokusnya pada pengenalan karakter sirkuit dan kendaraan. Mereka menghafalkan titik pengereman, memahami perilaku mobil, sehingga saat mengaspal di Lombok nanti, mereka sudah benar-benar siap," ujar Priandhi.
Ajang yang menjadi bagian dari Mandalika Festival of Speed ini bakal menyuguhkan tontonan yang adil. Mengusung format One Make Race (OMR), semua peserta akan memacu kendaraan dengan spesifikasi seragam: Toyota Agya.
"Dengan mobil yang sama, faktor pembedanya hanya satu, yakni skill pembalap. Ini akan menjadi ajang yang sangat kompetitif sekaligus membuktikan kualitas pembalap perempuan kita," tambah Priandhi.
Nama-nama besar pun sudah dipastikan mengisi grid*
start. Sebut saja sang pionir balap formula wanita Indonesia, Alexandra Asmasoebrata. Perempuan yang akrab disapa Achie ini akan membawa segudang pengalaman internasionalnya ke Mandalika.
Selain Achie, ada pula Alinka Hardianti, "ratu" berbagai disiplin balap mulai dari slalom hingga drifting yang baru saja menjuarai Asia Auto Gymkhana Championship 2025.
Tak ketinggalan, Clio Tjonadi, talenta muda yang besar di dunia karting internasional, siap menjadi penantang serius bagi para seniornya.
Lebih dari sekadar balapan, event ini merupakan kado bagi semangat Hari Kartini dan International Women’s Day. MGPA ingin menegaskan bahwa aspal panas Mandalika bukan hanya milik kaum adam.
"Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di dunia motorsport," tegas Priandhi.
Baca Juga: ITDC Benahi Tanjung Aan, Wisata Makin Nyaman
Senada dengan itu, Fitri Hartini selaku Chairman Krida Agya Kartini Race, mengajak masyarakat—khususnya warga Nusa Tenggara Barat—untuk datang dan menyaksikan langsung sejarah ini pada 1–3 Mei 2026.
Menariknya, balapan ini juga akan dibalut dengan misi promosi pariwisata. Livery atau desain bodi mobil para peserta akan menampilkan keindahan destinasi unggulan Indonesia, menjadikannya tontonan yang estetis namun tetap memacu adrenalin.
"Keseruannya akan jauh lebih terasa jika ditonton langsung di tribun. Jadi, pastikan Anda hadir di Mandalika," ajak Fitri.
Bagi para pecinta otomotif di Bumi Gora, persiapkan diri Anda. Para srikandi otomotif Indonesia siap menaklukkan tikungan-tikungan tajam Mandalika dalam waktu dekat.
Editor : Akbar Sirinawa