LombokPost--Dunia sepak bola bersiap menyambut momen bersejarah yang langka. Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, dikabarkan bakal segera mewujudkan impian terbesarnya sebelum gantung sepatu, yakni bermain satu lapangan dengan putra sulungnya, Cristiano Ronaldo Jr.
Kabar ini semakin menguat setelah pakar transfer kenamaan Fabrizio Romano merujuk laporan media lokal Arab Saudi yang menyebutkan bahwa manajemen Al Nassr tengah mempertimbangkan secara serius untuk mempromosikan Ronaldo Jr ke tim utama pada musim 2026/2027 mendatang.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Cristiano Jr yang akan menginjak usia 16 tahun pada Juni 2026 nanti, telah menunjukkan performa yang luar biasa di level akademi.
Baru-baru ini, ia mencuri perhatian publik setelah mencetak hat-trick pertamanya yang membawa Al Nassr U-16 menang dramatis 4-3 atas Al Fayha.
Secara fisik, remaja yang memiliki tinggi badan sekitar 185 cm ini dinilai sudah cukup mumpuni untuk mulai mencicipi atmosfer latihan di level senior bersama sang ayah.
Baca Juga: Gegana Polda Jatim Identifikasi Benda Mirip Rudal
Rencana promosi ini nantinya akan melewati fase evaluasi teknis menyeluruh oleh tim pelatih di akhir musim ini.
Jika berjalan mulus, Ronaldo Jr diprediksi akan mulai didaftarkan dalam skuat utama Al Nassr musim depan.
Bagi Ronaldo senior, momen ini akan menjadi puncak karier yang emosional mengingat ia pernah secara terang-terangan meminta sang anak untuk menunggu sedikit lebih lama sebelum dirinya memutuskan pensiun, demi bisa mencatatkan sejarah bermain bersama dalam satu pertandingan kompetitif.
Langkah Al Nassr ini tidak hanya menjadi magnet perhatian global bagi Liga Arab Saudi, tetapi juga menandai babak baru dalam dinasti sepak bola Ronaldo.
Publik kini menanti, apakah kolaborasi ayah dan anak ini bakal benar-benar terwujud di lapangan hijau, atau justru menjadi beban tersendiri bagi sang junior yang memikul nama besar sang legenda. Yang pasti, drama keluarga paling fenomenal di jagat sepak bola ini siap memasuki babak paling krusial.
Editor : Kimda Farida