Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang GTWCA 2026, Sirkuit Mandalika Tambah Tire Barrier

Lestari Dewi • Kamis, 30 April 2026 | 08:52 WIB
Penambahan tire barrier merupakan bagian penting dari peningkatan standar keselamatan sirkuit menjelang ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika. (Dewi/Lombok Post)
Penambahan tire barrier merupakan bagian penting dari peningkatan standar keselamatan sirkuit menjelang ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika. (Dewi/Lombok Post)

 

LombokPost-Menjelang perhelatan balap internasional GT World Challenge Asia (GTWCA) yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, berbagai persiapan teknis terus dimatangkan guna memastikan standar keselamatan dan kualitas lintasan tetap optimal.

Salah satu fokus utama saat ini adalah penambahan dan penataan tire barrier di sejumlah titik strategis sirkuit.

Track Maintenance Officer MGPA Lalu Rusman, menjelaskan bahwa proses pemasangan tire barrier bukan sekadar menumpuk ban, melainkan melalui tahapan yang sistematis dan sesuai standar internasional.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Siap Gelar GT World Challenge Asia 2026, MGPA Sentil Pemda Soal Investasi!

Ban-ban yang digunakan terlebih dahulu dipilah berdasarkan ukuran, kemudian dirapikan sebelum dirakit menjadi satu kesatuan yang kokoh.

“Ban-ban ini kami pilah dan kami rapikan sesuai dengan ukurannya masing-masing, kemudian kami tumpuk, kami baut, dan kami susun dengan rapi sebelum ditempatkan di titik-titik yang telah ditentukan di dalam sirkuit,” ujarnya, Kamis (30/4).

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Siap Hentak GT World Challenge Asia 2026, Sean Gelael dan Deretan Mobil Mewah Siap Gaspol!

Ia menambahkan, seluruh proses perakitan tire barrier telah mengikuti standar keselamatan yang ditetapkan oleh FIA dan FIM. Standarisasi ini penting untuk memastikan perlindungan maksimal bagi pembalap ketika terjadi insiden di lintasan.

Pekerjaan penambahan tire barrier ini dilakukan secara bertahap hingga seluruh titik yang telah ditentukan terpenuhi. Tidak hanya itu, tim track maintenance juga melakukan pengecekan rutin setiap bulan untuk memastikan kondisi ban tetap layak dan tersusun sesuai standar.

“Setiap bulan kami lakukan inspeksi untuk memastikan bahwa tire barrier yang sudah terpasang tetap dalam kondisi baik dan berada di posisi yang tepat. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin keselamatan para pembalap,” jelasnya.

Baca Juga: Wabup Lombok Tengah Sebut PAD Rp 900 Miliar Butuh Kerja Ekstra

Dalam proses ini, dukungan juga datang dari pihak industri, salah satunya dari GT Radial yang menyediakan ban sebagai material utama tire barrier. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menunjang kesiapan infrastruktur sirkuit menghadapi ajang balap berskala internasional.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menegaskan bahwa penambahan tire barrier merupakan bagian penting dari peningkatan standar keselamatan sirkuit menjelang ajang internasional tersebut.

“Penambahan tire barrier ini adalah langkah konkret kami untuk terus meningkatkan aspek keselamatan di lintasan. Kami memastikan seluruh elemen pengaman, termasuk tire barrier, memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh FIA dan FIM, sehingga pembalap dapat berlaga dengan aman dan nyaman di Mandalika,” ujarnya.

Baca Juga: Layanan Publik Lombok Tengah Diperkuat, DPRD Setujui Perubahan Kedua Perda Nomor 6 Tahun 2016

Dengan berbagai persiapan teknis yang terus dimatangkan, Sirkuit Internasional Mandalika menunjukkan kesiapannya sebagai tuan rumah GT World Challenge Asia 2026.

Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen pengelola sirkuit dalam menghadirkan standar keselamatan dan kualitas lintasan kelas dunia di Indonesia. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#GT World Challenge Asia 2026 #tire barrier #keamanan #Sirkuit Mandalika #MGPA