Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dihimpit Keterbatasan Anggaran, Semangat Atlet Lobar Menuju Porprov Tetap Membara

Hamdani Wathoni • Jumat, 8 Mei 2026 | 10:38 WIB
Abubakar Abdullah
Abubakar Abdullah

LombokPost - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 tinggal menghitung bulan. Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Di tengah waktu persiapan yang semakin singkat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Barat menghadapi tantangan yang tidak ringan, terutama terkait kondisi anggaran daerah yang belum sepenuhnya stabil.

Namun, situasi tersebut tidak membuat semangat para atlet dan pelatih di Lombok Barat surut. Di balik keterbatasan dukungan finansial, justru muncul semangat kolektif yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam menghadapi Porprov tahun ini.

"Yang saya lihat bukan hanya persoalan angka anggaran, tetapi semangat luar biasa dari atlet, pelatih, dan tim official. Bahkan sebelum Pelatda dimulai, mereka sudah mempersiapkan diri secara mandiri," ujar Ketua KONI Lombok Barat Abubakar Abdullah.

Dia mengatakan persiapan menuju Porprov tetap berjalan meski dalam kondisi serba terbatas. Menurutnya, semangat para atlet, pelatih, dan official menjadi energi terbesar untuk menjaga optimisme target Lobar Juara.

Baca Juga: Baterai EV dari Nikel, PPN Ditanggung 100 Persen

Fenomena tersebut terlihat hampir di sejumlah cabang olahraga. Banyak atlet memilih tetap menjalani program latihan rutin meskipun pusat pelatihan daerah (Pelatda) belum resmi dibuka. Tidak sedikit pula pelatih dan atlet yang harus menggunakan biaya pribadi demi menjaga ritme latihan dan kesiapan fisik menghadapi kompetisi.

Kondisi itu dinilai Abubakar sebagai bentuk loyalitas dan kecintaan terhadap olahraga daerah. Ia menyebut dedikasi para insan olahraga di Lombok Barat merupakan modal sosial yang jauh lebih penting dibanding sekadar hitungan anggaran.

"Ini bukti bahwa mereka punya rasa tanggung jawab besar untuk membawa nama daerah. Jangan sampai keterbatasan anggaran memadamkan semangat juang patriot olahraga yang ada di Lombok Barat," tegasnya.

Persoalan anggaran tetap menjadi tantangan serius yang harus dihadapi KONI Lobar. Berdasarkan roadmap persiapan menuju Porprov, kebutuhan ideal yang sebelumnya diajukan mencapai Rp 4,5 miliar.

Anggaran tersebut diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan pelatihan, pengadaan peralatan, operasional pertandingan, hingga pemusatan latihan atlet secara intensif.

Baca Juga: Pemprov NTB Jadikan Teluk Saleh Sebagai Kawasan Konservasi, Pembangunan Pariwisata Berbasis Ekosistem

Namun, kondisi fiskal daerah membuat seluruh rencana harus disesuaikan. KONI Lobar hanya mendapat alokasi Rp 1 miliar ditambah aspirasi dewan sebesar Rp 700 juta. Otomatis, KONI Lobar kini dituntut lebih kreatif dan selektif dalam menyusun prioritas program agar persiapan atlet tetap berjalan optimal.

 

Editor : Kimda Farida
#koni #Lombok Barat 1 #Porprov #olahraga #NTB