Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sepak Bola Uzbekistan Melesat Cepat: Masuk Kurikulum, lalu Masuk Piala Dunia

Redaksi • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24 WIB
Pertandingan Piala Dunia 2026.
Pertandingan Piala Dunia 2026.

LombokPost – April 2024, jarak Indonesia dengan Uzbekistan di lapangan hijau masih terasa dekat.

Rizky Ridho dkk memang kalah 0-2 dari Abdulkodir Khusanov dkk di semifinal Piala Asia U-23 di Doha, Qatar, tapi duel berlangsung sengit.

Garuda Muda bahkan sempat unggul lebih dulu lewat M. Ferrari, tetapi dianulir wasit melalui video assistant referee (VAR).

Baca Juga: Uzbekistan U-23 Siap Menggila di Grup Neraka, Lebanon Datang dengan Mimpi Sejarah

Tim asuhan Shin Tae-yong itu juga harus kehilangan Ridho yang terkena kartu merah.

Dua tahun berselang, delapan pemain dari skuad Uzbekistan di Doha itu tergabung dalam skuad senior yang untuk kali pertama lolos ke putaran final di Piala Dunia 2026.

Saat pagi ini WIB tim asuhan Fabio Cannavaro itu berhadapan dengan Kolombia di salah satu "kuil" sepak bola dunia, Stadion Azteca, Mexico City, skuad Garuda juga bersiap untuk tampil.

Baca Juga: Gagal ke Timnas Indonesia! Timur Kapadze Resmi Pilih Klub Uzbekistan, Kursi Pelatih Garuda Kian Panas

Di Piala AFF tapi Khusanov, satu dari delapan pemain skuad U-23 yang kini ada di skuad Piala Dunia, bahkan telah berkostum Manchester City.

Khusanov juga berpeluang menjadi starter melawan James Rodriguez dkk.

Bek tengah berusia 22 tahun itu menjadi simbol kesuksesan pengembangan sepak bola di negeri pecahan Uni Soviet tersebut.

Baca Juga: Resmi: Timur Kapadze Tinggalkan Pos Asisten Pelatih Uzbekistan, Aroma Jadi Pelatih Timnas Indonesia Makin Kencang!

"Kami antusias menantikan laga pertama kami di Piala Dunia. Dalam ajang yang mempertemukan para pemain terbaik di dunia ini, akan kami tunjukkan level yang sebenarnya dari para penggawa muda kami," kata Presiden Federasi Sepak Bola Uzbekistan, Kamolidin Murzoev, dikutip dari laman Championat.

Investasi Infrastruktur

Lewat program "Sepak Bola untuk Sekolah", sepak bola Uzbekistan melesat cepat. Mengutip FIFA.com, program ini bukan hanya memperbanyak sekolah dan akademi sepak bola.

Negeri yang beribu kota di Tashkent tersebut juga memasukkan olahraga terpopuler sejagat itu ke dalam kurikulum sekolah.

Langkah ini persis dengan apa yang dilakukan Jepang yang kini menjadi raksasa Asia. "Jalur pengembangan yang jelas memudahkan identifikasi, pembinaan, dan mempersiapkan pemain untuk sepak bola profesional," sebut Wakil Presiden UFA, Ravshan Irmatov.

Pemerintah Uzbekistan juga berinvestasi di sepak bola lewat pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan lapangan-lapangan mini di seluruh penjuru negara tersebut.

Tidak kurang dari 15 ribu lapangan sepak bola sekolah sedang direnovasi pula. Sebanyak 65 ribu pemain muda dari negara tersebut pun sudah masuk dalam data UFA.

Wakil Presiden Komite Olimpiade Uzbekistan, Otabek Umarov, menyebut bahwa bermain di Piala Dunia akan semakin menggairahkan animo anak-anak muda negara tersebut untuk bermain sepak bola.

"Tidak hanya di Uzbekistan, juga di seluruh Asia Tengah dan orang-orang Uzbekistan yang ada di seluruh penjuru dunia," kata Otabek. (ren/ttg/JPG/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Indonesia #uzbekistan #pemain muda #sepak bola #piala dunia