LombokPost - Persiapan NTB sebagai salah satu tuan rumah PON Nusa Tenggara XXII/2028. Guna melihat langsung kesiapan NTB, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi venue PON 2028.
Dalam kunjungan kerja ini, Ketum KONI Pusat didampingi langsung Ketua Umum KONI NTB Mori Hanafi, beserta jajaran pengurus daerah untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung demi kesuksesan PON XXII 2028 berada dalam kondisi jalur yang tepat.
Lokasi pertama yang menjadi pusat perhatian dalam pemantauan venue PON 2028 ini adalah Teras Udayana yang terletak di jantung Kota Mataram. Destinasi ruang publik yang estetik ini dinilai sangat representatif karena dikelilingi tempat duduk teatrikal untuk kenyamanan penonton.
Rencananya, ikon baru Mataram ini akan disulap menjadi lokasi pertandingan untuk cabang olahraga bela diri. Marciano Norman menegaskan bahwa pemilihan lokasi ini menjadi bukti nyata dari kesiapan NTB dalam memadukan prestasi olahraga dan hiburan rakyat pada gelaran PON XXII 2028 mendatang.
”Ini merupakan tempat yang sangat ideal untuk sebuah kompetisi. Masyarakat yang datang berolahraga dan berkumpul disiini sangat ramai, sehingga rangkaian pertandingan pada pelaksanaan PON XXII 2028 nanti benar-benar bisa menjelma menjadi magnet sport tourism yang luar biasa bagi daerah,” ujar Marciano di sela-sela peninjauan venue PON 2028 di Mataram.
Konsep ini diharapkan mampu mendongkrak antusiasme warga lokal sekaligus mempromosikan pariwisata daerah lewat kesiapan NTB yang matang.
Tak berhenti di Mataram, rombongan kemudian bergerak menuju kawasan wisata andalan di Lombok Barat guna meninjau potensi venue PON 2028 berbasis resort. Destinasi berikutnya yang dikunjungi adalah Hotel Merumatta.
Hotel yang berada di tepi pantai ini direncanakan akan menjadi arena pertarungan bagi cabang olahraga biliar dan pickleball. Langkah memanfaatkan hotel berbintang ini kembali mempertegas aspek sport tourism yang ingin ditonjolkan dalam PON XXII 2028 lewat kesiapan NTB.
Masih di kawasan pariwisata Lombok Barat, ketum KONI Pusat beserta rombongan melanjutkan inspeksi venue PON 2028 ke Hotel Aruna Senggigi. Di lokasi ini, Aruna Grand Ballroom diproyeksikan menjadi tempat bertandingnya para atlet dari cabang olahraga dancesport.
Baca Juga: Porprov NTB 2026 Jadi Jembatan Menuju PON 2028, Dewan Tegaskan Seluruh Elemen Wajib Turun Tangan
Pemilihan aula mewah ini bukan tanpa alasan, sebab sarana tersebut memang sudah memiliki rekam jejak internasional dalam menggelar kompetisi dansa dunia. Hal ini tentu saja semakin memperkuat rapor positif terkait profil kesiapan NTB sebagai tuan rumah utama PON XXII 2028.
”Saya pribadi melihat panitia tuan rumah begitu siap. Kehadiran hotel-hotel berkualitas tinggi di wilayah ini tidak hanya mumpuni untuk akomodasi atlet, tetapi juga sangat layak dijadikan venue PON 2028. Beberapa kejuaraan tingkat internasional bahkan tercatat pernah sukses diselenggarakan di sekitar Senggigi ini," puji Marciano melihat kesiapan NTB.
Ia optimistis konsep sport tourism yang diusung dalam PON XXII 2028 nanti tidak hanya melahirkan juara baru, namun juga mampu memberikan stimulus positif dan nilai tambah yang signifikan bagi sektor perekonomian masyarakat NTB.
Editor : Pujo Nugroho