LombokPost – Timnas Malaysia masih belum memiliki pelatih kepala definitif menjelang bergulirnya Piala AFF 2026 pada akhir Juli mendatang.
Hingga kini, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masih mencari sosok yang tepat untuk mengisi kursi pelatih Harimau Malaya setelah berpisah dengan Peter Cklamovski.
Situasi tersebut memunculkan berbagai pandangan dari kalangan sepak bola Malaysia.
Salah satunya datang dari legenda sepak bola Negeri Jiran, Datuk Jamal Nasir Ismail, yang meminta FAM memberikan kepercayaan kepada pelatih lokal ketimbang terburu-buru merekrut pelatih asing.
Menurut Jamal, Malaysia masih memiliki sejumlah pelatih berpengalaman yang layak menangani tim nasional.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Bantai Haiti, Timnas Brasil Rebut Puncak Klasemen Grup C
Empat nama yang disebutnya adalah mantan pelatih timnas Malaysia Ong Kim Swee, Tan Cheng Hoe, Dollah Salleh, dan Zainal Abidin Hassan.
“Tidak perlu membuang-buang uang. Kalaupun mengambil pelatih asing, keajaiban apa yang bisa mereka lakukan karena kita tidak memiliki banyak pemain berkelas internasional. Lebih baik memberikan kesempatan kepada pelatih lokal untuk membimbing tim sekaligus menambah pengalaman mereka di level tertinggi,” ujarnya.
Jamal menilai keempat pelatih tersebut memiliki pengalaman panjang di sepak bola Malaysia dan memahami karakter pemain nasional.
Bahkan, ia mengusulkan pembentukan panel pelatih yang melibatkan keempat nama tersebut untuk bekerja bersama menangani Harimau Malaya.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Tekuk Oman, Peluang Memperbaiki Peringkat Masih Terbuka
Sebelumnya, FAM mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Peter Cklamovski dan pelatih tim U-23 Malaysia, Nafuzi Zain, berdasarkan kesepakatan bersama.
Cklamovski saat ini menerima tawaran sebagai manajer klub Inggris, Salford City, sementara Nafuzi diperkirakan kembali ke Terengganu FC.
Ketidakjelasan pelatih kepala menjadi tantangan tersendiri bagi Malaysia mengingat Piala AFF 2026 sudah semakin dekat.
Harimau Malaya tergabung di Grup B di Piala AFF nanti. Di grup ini dihuni Thailand, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Baca Juga: Kisah Striker Timnas Belgia Romelu Lukaku, Hanya Main 64 Menit tapi Jadi Juru Selamat
Sementara itu, Indonesia berada di grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Timnas Indonesia yang ditangani pelatih John Herdman akan memulai perjuangan pada 27 Juli 2026 dengan menjamu Kamboja.
Setelah itu, skuad Garuda akan menjalani laga tandang menghadapi Timor Leste pada 31 Juli 2026.
Ujian sesungguhnya menanti pada laga ketiga saat Indonesia menghadapi Vietnam pada 3 Agustus 2026.
Pada laga terakhir fase grup, Indonesia akan bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus 2026.
Adapun pertandingan Grup A akan mulai bergulir pada 24 Juli 2026 dengan mempertemukan Kamboja melawan Singapura dan Timor Leste menghadapi Vietnam.
Editor : Kimda Farida