LombokPost - Pembalap muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Gian Muhammad Gibran, sukses mengamankan podium tertinggi pada Race 2 kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Putaran Kedua di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (21/6).
Balapan di kelas kejurnas ini berlangsung sengit sejak bendera start dikibarkan. Persaingan di barisan depan menyuguhkan aksi saling overtaking yang menegangkan di setiap tikungan sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut. Gibran yang membela tim RX One Media RXT Honda dipaksa bekerja keras menahan gempuran rival-rivalnya hingga lap terakhir.
Baca Juga: Sengatan Udara Panas Mandalika Pacu Adrenalin, Persaingan Race 1 Round 2 MRS 2026 Berlangsung Sengit
Aksi saling tempel ketat terus terjadi hingga menyentuh garis finis. Hingga akhirnya Gibran berhasil menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu total 16 menit 57,854 detik. Ketatnya tensi balapan terlihat dari jarak waktu (gap) yang sangat tipis di antara posisi tiga besar.
Podium kedua diamankan oleh pembalap asal Banten, Bintang Pranata S dari tim Astra Motor Racing Team Yogyakarta, yang finis hanya terpaut 0,410 detik di belakang Gibran dengan catatan waktu 16 menit 58,264 detik.
Sementara itu, podium ketiga direbut oleh Geovani Cornelius Gani. Pembalap asal Sumatera Selatan dari tim Honda MTS Arspeed ASH21 ini melengkapi posisi tiga besar dengan torehan waktu 16 menit 58,340 detik, hanya selisih 0,076 detik saja dari posisi kedua.
Baca Juga: Pertamina Komit Cetak Pembalap Muda di Mandalika Racing Series 2026
Sejak awal, anak kedua dari tiga bersaudara ini memang datang dengan target tinggi untuk naik podium. Optimisme itu membuahkan hasil manis setelah ia sukses mengunci juara pertama, yang sekaligus menjadi kemenangan perdana dalam kariernya di ajang kejurnas IJTC.
“Tahun lalu sudah ikut tapi belum menang, kali ini jadi podium perdana,” ungkap Gian usai balapan, Minggu (21/6).
Perjuangan Gian merebut podium tertinggi terbilang tidak mudah. Memulai balapan dari posisi kelima (start posisi ke-5), ia harus menghadapi cuaca ekstrem di area lintasan. Selain itu, ia juga harus meladeni perlawanan sengit dari seluruh pembalap yang dianggapnya sebagai pesaing berat.
“Kendalanya hanya panas saja di lintasan. Lalu di last lap (lap terakhir), saya coba push kecepatan motor balap,” kata Gian menceritakan taktik kemenangannya.
Selain kegemilangan Gibran di podium tertinggi, kelas bergengsi ini juga diikuti oleh dua pembalap muda potensial asal NTB lainnya, yakni Clevan Louis Valera O dan Mikhail Zafran Almi. Di kelas kejurnas lainnya turut hadir Arai Agaska Dibani Laksana pada kelas National Supersport 600 cc, Aldiaz Aqsal Ismaya di kelas National Sport 250 cc dan Andra Arya Setya Ismaya di kelas Junior Sport 250 cc U-18.
Baca Juga: BURUAN! Tiket MotoGP Mandalika 2026 Mulai Dijual, Diskon Early Bird Tembus 50 Persen
Kehadiran para pembalap lokal ini menegaskan bahwa NTB terus melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing di kancah balap motor nasional. “Ini menjadi prestasi bagus dan membanggakan,” singkat Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia.
Direktur Utama MGPA Ananda Mikola menambahkan, ajang ini mengalami peningkatan dari jumlah peserta terutama kelas IJTC. Dia juga melihat pemahaman pembalap untuk terhadap regulasi, teknis dan etika jauh lebih baik dari sebelumnya. “Sehingga balapan sekarang lebih aman,” imbuhnya.
Ananda memberikan perhatian khusus terhadap lahirnya bibit-bibit pembalap asal NTB. Hadirnya Sirkuit Internasional Mandalika memberikan peluang besar bagi mereka untuk giat berlatih dan berpotensi menjadi pembalap profesional pada ajang balapan berikutnya. Selain event kejurnas, pembalap bisa manfaatkan track day di sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia.
“Tujuan kita kan bukan hanya melahirkan tim saja tetapi pembalap-pembalap muda,” kata dia.
Editor : Kimda Farida