Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

POCARI SWEAT Run Lombok 2026 Hadirkan Kombinasi Unik, Konsep Excitement Sirkuit dan Angkat Budaya Lokal

Pujo Nugroho • Senin, 13 Juli 2026 | 09:06 WIB
Prosesi Flag Off 10K dihadiri Sekda NTB Abul Chair, Puspita Winawati AIO, Atsushi Hino SMBC, Febrina Mediana ITDC, Roy Sparringa AIO, Makoto Ikemoto AIO, dan Wamenpar Ni Luh Puspa.
Prosesi Flag Off 10K dihadiri Sekda NTB Abul Chair, Puspita Winawati AIO, Atsushi Hino SMBC, Febrina Mediana ITDC, Roy Sparringa AIO, Makoto Ikemoto AIO, dan Wamenpar Ni Luh Puspa.

 

 

LombokPost - Kesuksesan luar biasa kembali diukir dalam ajang bergengsi POCARI SWEAT Run Lombok 2026 yang berlangsung pada 11-12 Juli 2026 kemarin. Event lari berskala nasional dan internasional ini sukses menarik antusiasme luar biasa dari ribuan pencinta olahraga. Tercatat, lebih dari 9.000 pelari domestik maupun internasional saling berkeringat bersama untuk menaklukkan lintasan menantang di Sirkuit Internasional Mandalika.

Tahun ini, penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 menyajikan konsep yang sangat unik bernama Ultimate Dual Experience. Konsep ini membagi keseruan acara ke dalam dua atmosfer berbeda selama dua hari berturut-turut di area Sirkuit Mandalika. Konsep matang ini terbukti ampuh menjadikan ajang ini sebagai magnet baru bagi perkembangan sport tourism Lombok yang memadukan keindahan alam pesisir dan kemegahan sirkuit internasional.

Pada hari pertama, Sabtu (11/7), agenda POCARI SWEAT Run Lombok 2026 dibuka dengan magisnya Sunset Run. Para peserta berlari mengitari Sirkuit Internasional Mandalika sambil ditemani pemandangan matahari terbenam yang eksotis. Suasana malam semakin pecah saat musisi legendaris Ariel NOAH membuat kejutan dengan muncul mengendarai mobil balap ber-livery khusus. Kemeriahan hari pertama di destinasi sport tourism Lombok ini ditutup dengan performa panggung yang energik dari grup band WALI.

Baca Juga: Pocari Sweat Run Sukses Hentak Bumi Gora, Pemprov NTB Bidik jadi World Class Marathon

Tak kalah seru, hari kedua pada Minggu (12/7) menyajikan petualangan Sunrise Run. Ribuan pelari disuguhi pesona matahari terbit yang memukau di sepanjang rute Sirkuit Mandalika. Begitu menyentuh garis finis, para peserta POCARI SWEAT Run Lombok 2026 langsung disambut hangat festival tradisi kebudayaan lokal serta deretan kuliner khas yang semakin memperkuat daya tarik sektor sport tourism Lombok.

Pihak penyelenggara mencatat ada sebanyak 9.200 pelari yang berasal dari 325 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam POCARI SWEAT Run Lombok 2026. Menariknya, sebesar 72 persen peserta ternyata datang dari luar Pulau Lombok. Lonjakan kunjungan wisatawan ke Sirkuit Internasional Mandalika diprediksi memberikan dampak perputaran ekonomi lokal yang sangat masif, yakni mencapai angka sekitar Rp 95 miliar, sebuah pencapaian luar biasa bagi tren sport tourism Lombok.

”Kami yakin di masa liburan sekolah ini, pelari tidak hanya datang untuk berlari sendiri, namun datang bersama keluarga dan pendukungnya yang bantu mendongkrak okupansi hotel serta menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka.

Baca Juga: Momen Heboh Jelang Start! Deretan Artis dan Pejabat Ramaikan Pocari Sweat Run 4,3K

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada POCARI SWEAT yang konsisten melakukan perluasan budaya berolahraga yang secara aktif menyentuh wilayah Tengah dan Timur Indonesia melalui kegiatan POCARI SWEAT Run Lombok 2026.

”Pemerintah terus mendukung inisiatif yang memotivasi masyarakat untuk hidup sehat secara merata terutama melalui konsep Sport Tourism. Lombok sebagai hub yang strategis mendekatkan pelari dari wilayah Tengah dan Timur Indonesia adalah langkah strategis untuk menghilangkan batasan geografis dalam berolahraga,” sebut Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa, penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok menunjukkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar untuk mendorong pariwisata berkualitas di Indonesia. ”Lebih dari sekadar ajang olahraga, event seperti ini mampu menarik wisatawan, memperpanjang lama tinggal, meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan UMKM, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal,” kata Ni Luh Puspa.

”Menurut saya, Lombok adalah unusual destination untuk berlari. Namun, penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok justru berhasil menarik animo pelari dari seluruh Indonesia, termasuk partisipasi internasional dari 21 negara. Kegiatan olahraga yang bisa dijadikan sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi Lombok sebagai destinasi wisata dunia,” tambahnya.

Pemprov NTB turut merasakan langsung dampak positif dari POCARI SWEAT Run Lombok 2026. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Lombok sebagai tuan rumah untuk tahun kedua. Penuhnya keterisian hotel di sekitar kawasan dan bergeraknya sektor transportasi lokal menjadi bukti infrastruktur di sekitar Sirkuit Mandalika sangat siap menggelar event internasional demi kemajuan sport tourism Lombok.

Baca Juga: Pocari Sweat Run 2026, Wamenpora Sebut Mandalika Motor Utama Sport Tourism Indonesia

Kesiapan infrastruktur berstandar global di kawasan The Mandalika memang menjadi alasan utama kesuksesan POCARI SWEAT Run Lombok 2026. Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengungkapkan rasa bangganya karena Sirkuit Mandalika dapat dieksplorasi secara kreatif melalui olahraga lari. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mengoptimalkan fasilitas kawasan agar para pelari dapat menikmati atmosfer sport tourism Lombok dengan aman dan nyaman.

Direktur Operasi ITC Troy Warokka, mengaku bangga Pertamina Mandalika International Circuit dapat dieksplorasi secara kreatif melalui olahraga lari dan menjadi bagian dari pengalaman POCARI SWEAT Run Lombok 2026. Didukung kesiapan infrastruktur kawasan yang terus dioptimalkan, para peserta dapat menikmati pengalaman berlari yang aman dan nyaman melalui rute yang memadukan atmosfer sirkuit modern dengan panorama pesisir, perbukitan, serta keindahan lanskap The Mandalika saat matahari terbenam dan terbit.

”Penyelenggaraan event ini juga menunjukkan bahwa The Mandalika tidak hanya menjadi tuan rumah berbagai ajang motorsport berskala internasional, tetapi juga memiliki infrastruktur kawasan yang adaptif untuk mendukung beragam kegiatan olahraga, pariwisata, dan gaya hidup. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperkuat The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination,” katanya.

Pelari kategori Half Marathon memulai dari garis start.
Pelari kategori Half Marathon memulai dari garis start.

Rangkaian panjang POCARI SWEAT Run Lombok 2026 menyajikan berbagai kategori bergengsi mulai dari Marathon (42km), Half Marathon (21km), hingga 10km, yang semuanya melintasi keindahan alam di sekitar Sirkuit Mandalika. Jalur menantang dengan pasokan hidrasi yang melimpah mendapat pujian langsung dari atlet marathon Indonesia, Robi Syianturi, dan selebritas Chef Arnold Poernomo yang sepakat bahwa event ini adalah wajah asli dari kesuksesan sport tourism Lombok.

”Yang pasti ini pertama kalinya saya berlari di Lombok. Saya cukup terkesan dengan pemandangan indah yang disajikan. Meskipun elevasi menantang, tapi hydration point melimpah,” ujar Robi.

Chef Arnold Poernomo yang mengambil kategori half marathon menyatakan sepakat. ”Lari di Lombok adalah the real concept of sport tourism. Lain kali, kalau saya berlari di sini lagi, saya akan ajak keluarga dan anak-anak untuk cheering dan juga menikmati keindahan Lombok,” tuturnya.

Setelah sukses mengguncang Sirkuit Mandalika lewat gelaran POCARI SWEAT Run Lombok 2026, rangkaian perayaan olahraga tahun ini akan mencapai puncaknya pada bulan September mendatang melalui ajang nasional yang dikemas dalam format hybrid terbesar di tanah air. Keberhasilan di tanah sport tourism Lombok ini dipastikan menjadi tolok ukur penting bagi kesiapan penyelenggaraan event-event olahraga akbar selanjutnya di Indonesia.

Editor : Pujo Nugroho
#Pocari Sweat Run Lombok 2026 #Lombok Run #Pocari Sweat #ITDC #Sirkuit Internasional Mandalika