LombokPost – Gelaran cabang olahraga panjat tebing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 di Mataram berlangsung sengit.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB mencatat persaingan ketat dalam kategori Speed World Record (WR) dan disiplin Lead yang mempertandingkan para atlet terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-NTB.
Pada disiplin Speed perorangan putra, atlet asal Kota Bima, Mustafa, berhasil mengamankan medali emas setelah mencatatkan waktu 8,077 detik di babak Big Final, mengungguli rekan sejawatnya, Adam Safi'i yang meraih perak.
Baca Juga: Hujan Rekor di Kolam Renang! Atlet Akuatik Kota Mataram Tampil Perkasa di Porprov XII NTB 2026
Sementara itu, medali perunggu diraih Maulana Jordi dari Kabupaten Bima.
Tak kalah kompetitif di kategori Speed perorangan putri, atlet asal Dompu, Mega Mustika Sari, sukses menyabet emas dengan catatan waktu 13,745 detik.
Disusul perak oleh Putri Mariana dari Kota Bima, serta perunggu yang diraih Puan Maharani dari Sumbawa Barat.
Baca Juga: Mori Hanafi Soal Dinamika Porprov NTB 2026: Kompetisi Boleh Sengit, Persaudaraan Utama
Di disiplin Lead perorangan putri, Anggun Yolanda dari Lombok Tengah tampil sebagai yang terbaik dengan meraih emas.
Selain mendominasi disiplin Speed, persaingan sengit juga terjadi di nomor Boulder perorangan putri yang menempatkan atlet dari berbagai daerah sebagai peraih medali.
Dalam Final Boulder perorangan putri, Anggun Yolanda dari Lombok Tengah tampil sebagai juara dan berhak atas medali emas dengan total poin 69,8.
Medali perak diraih oleh Arum Rizki Sasmei dari Lombok Timur dengan perolehan 69,6 poin, sementara medali perunggu jatuh kepada Magfiratus Salehah dari Kota Bima dengan 29,9 poin.
Hasil ini menjadi bukti meratanya pembinaan atlet panjat tebing di NTB, di mana atlet dari berbagai daerah mampu menunjukkan potensi maksimal mereka di ajang provinsi tahun ini.
Ketua FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, mengapresiasi semangat para atlet yang bertanding sejak 16 Juli hingga 25 Juli 2026 ini.
Dengan sudah ada empat kategori terlaksana, kini tersisa 14 kategori pertandingan panjat tebing Porprov NTB XII 2026.
Pihaknya berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet panjat tebing berkualitas yang nantinya dapat mengharumkan nama NTB di kancah nasional maupun internasional.
"Diharapkan ini akan menjadi bibit awal mengembalikan kejayaan panjat tebing NTB," tambahnya.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Liputan Berita Lombok Post