LombokPost - Dominasi kontingen Mataram tak terbendung dalam gelaran Porprov XII NTB 2026. Pada persaingan cabor soft tennis, kontingen Mataram resmi keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan perolehan medali terbanyak hingga laga usai.
Dalam ajang Porprov XII NTB 2026 kali ini, tim Mataram sukses memborong 3 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu di cabang soft tennis. Tiga medali emas tersebut didapatkan dari nomor ganda campuran, tunggal putra, serta ganda putri.
Pundi-pundi medali emas pertama bagi kontingen Mataram dari cabor soft tennis disumbangkan pasangan ganda campuran Anis Ananta dan Febyaro Ribby Santara. Performa impresif terus berlanjut di nomor tunggal putra, saat atlet Mataram Pande Surya Anggara sukses meraih medali emas usai mengalahkan Lalu Galang Arip Pratama asal Lombok Timur di laga final Porprov XII NTB 2026.
Baca Juga: Cabor Esport Porprov XII NTB 2026 Dimulai di UIN Mataram, ESI NTB Komitmen Hapus Stigma Negatif Game
Sementara itu, untuk perebutan medali perunggu di nomor tunggal putra cabor soft tennis diraih Danan Caka Alfariszy Isado asal Lombok Barat serta Satrio Arif Wicaksono yang juga membela kontingen Mataram. Dominasi kontingen Mataram di soft tennis Porprov NTB ditutup manis oleh pasangan Thalia A Eroflan dan Malika H Erwin yang berhasil menyumbangkan medali emas terakhir di nomor ganda putri.
Pelatih Soft Tennis Mataram Yaumil Stania, mengaku sangat bangga dan puas dengan raihan luar biasa anak-anak asuhnya sepanjang gelaran Porprov XII NTB 2026. Menurutnya, kunci sukses kontingen Mataram menjadi juara umum cabor soft tennis tidak lepas dari kedisiplinan dan mental bertanding para atlet saat berada di lapangan.
”Alhamdulillah, ini berkat kerja keras mereka selama masa persiapan. Hasil yang dicapai sangat maksimal dan sesuai dengan target yang kita rencanakan. Anak-anak tampil penuh percaya diri dan konsisten dari babak awal hingga partai final,” tutur Yaumil.
Baca Juga: Laga Cabor Criket Porprov NTB 2026 Bergulir, PCI NTB Tegaskan Janji Sportivitas
Di sisi lain, Ketua Pengprov Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) NTB, Rino Rinaldi, mengungkapkan bahwa ajang Porprov XII NTB 2026 menjadi sejarah baru karena merupakan kali pertama cabor soft tennis resmi dipertandingkan dalam ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
”Perlombaan cabor soft tennis di Porprov ini diikuti tiga kontingen, yakni Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Timur. Ini menjadi ajang persiapan penting bagi kita untuk menyongsong PON mendatang,” ujar Rino Rinaldi.
Rino menegaskan bahwa cabor soft tennis merupakan salah satu cabor potensial yang berpeluang besar menyumbang medali di tingkat nasional. Terbukti pada PON Aceh-Sumut 2024 lalu, tim soft tennis NTB telah menunjukkan taji dengan menyumbangkan satu medali perak untuk kontingen daerah.
”Karena nanti kita bertindak sebagai tuan rumah, kedepan kami menargetkan bisa meraih medali emas pada ajang PON mendatang,” tambah Rino.
Oleh karena itu, gelaran cabor soft tennis di Porprov XII NTB 2026 tidak hanya difokuskan untuk menggembleng fisik dan kemampuan para atlet semata, melainkan juga menguji kesiapan perangkat pertandingan dan para official.
”Ini jadi kesempatan yang sangat berharga bagi kita untuk mempersiapkan semua sisi, mulai dari atlet, wasit, official, hingga panitia penyelenggara. Sehingga ketika PON nanti tiba, kita benar-benar sudah siap sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan cabor soft tennis,” pungkasnya.
Adapun seluruh rangkaian pertandingan cabor soft tennis dalam Porprov XII NTB 2026 ini dipusatkan di Lapangan Bulog, Jalan Langko, Mataram. Pada ajang soft tennis Porprov NTB kali ini, total ada lima medali emas yang diperebutkan, yaitu nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Liputan