LombokPost - Cabang olahraga (cabor) kempo Lombok Tengah (Loteng) sukses mengukir sejarah baru dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Tampil meyakinkan di GOR 17 Desember Mataram pada 18–22 Juli 2026, kontingen kenshi bumi Tatstyle ini berhasil menumbangkan dominasi Kota Mataram dan keluar sebagai juara umum.
Loteng secara spektakuler mengumpulkan total 22 medali, yang terdiri dari 13 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu. Hasil ini sekaligus memutus tradisi juara umum cabor kempo yang selama bertahun-tahun selalu dikuasai kontingen Kota Mataram.
Baca Juga: Pathul Serukan Perlindungan Anak hingga Ruang Digital
Pencapaian ini terbilang luar biasa. Dari total 26 nomor yang dipertandingkan, Lombok Tengah hanya menyertakan atlet pada 24 nomor pertandingan lantaran keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Namun, efektivitas dan daya juang kenshi Loteng terbukti mampu melipatgandakan raihan medali.
Tercatat, kategori Embu menjadi lumbung emas utama bagi Loteng dengan menyumbang 11 medali emas. Di antaranya dipersembahkan dari nomor Embu Pasangan Putra Kyukenshi (Joe Raffi S. & Rizkisetiawan D.S), Embu Pasangan Campuran Kyukenshi (Rizkisetiawan D.S & Aura Vivian B.).
Kemudian, Embu Pasangan Putra Yudansha (Alif Akura S & Sofian Anas), Embu Pasangan Putri Yudansha (Wiji Rosiana & Yulia P), hingga Embu Pasangan Campuran Yudansha (M. Akbar & Wiji Rosiana).
Emas Embu lainnya diraih oleh Rizkisetiawan D.S (Tandoku Putra Kyukenshi), Aura Vivian B. (Tandoku Putri Kyukenshi), Alif Akura S (Tandoku Putra Yudansha), Yulia P (Tandoku Putri Yudansha), tim Beregu Putra (Sofian Anas, Alif Akura S, M. Akbar & Joe Raffi S.), serta tim Beregu Tandoku (L. Maman H, Joe Raffi S. & Wiji Rosiana).
Sementara itu, dua medali emas kategori Randori digenggam oleh M. Akbar Maulana (Kelas 55 kg Putra) dan Sofian Anas (Kelas 60 kg Putra).
Manajer Kontingen Kempo Loteng Musannif, tak sanggup menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian bersejarah ini. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal timnya sempat tidak diperhitungkan oleh daerah lain, terlebih Kota Mataram yang diperkuat deretan atlet berlabel nasional.
"Kami sangat diremehkan oleh kabupaten/kota lain, terutama Kota Mataram dengan segudang atlet nasional yang turun gunung. Akan tetapi, semangat juang atlet-atlet Lombok Tengah tak terbendung saat pertandingan. Kami sangat bersyukur mampu menggulingkan dominasi Kota Mataram dan mengukir sejarah emas untuk kempo Lombok Tengah," tegas Musannif, Kamis (23/7).
Baca Juga: Literasi dan Numerasi Loteng Masih Rendah, Wabup Nursiah Dorong Sekolah Tingkatkan Minat Baca
Selain 13 emas, Loteng juga melengkapi kedagdayaannya dengan menyabet 5 medali perak dari nomor Randori Putri (Aura Vivian B. dan Yulia P) serta kategori Embu (Pasangan Putri Kyukenshi, Beregu Putri, dan Beregu Campuran).
Tambahan 4 medali perunggu disumbangkan oleh Haidir Sanjani, L. Maman H, Bq. Marlinda K, dan Ria Kusumawardhani di kategori Randori.
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post