LombokPost - Gelaran Porprov XII NTB 2026 resmi berakhir usai ditutup secara langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di GOR 17 Desember, Sabtu (25/7) sore. Setelah bergulir ketat selama 10 hari sejak dibuka pada 16 Juli lalu, Kontingen Mataram berhasil mengukuhkan dominasinya dan keluar sebagai juara umum dalam ajang bergengsi Porprov XII NTB 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Ketua KONI NTB Mori Hanafi yang menetapkan Mataram di posisi puncak klasemen akhir perolehan medali Porprov XII NTB 2026. Kontingen Mataram sukses mengoleksi total 200 medali emas, mengungguli perolehan dari sembilan kabupaten/kota peserta lainnya dalam multievent empat tahunan tingkat provinsi tersebut.
Capaian manis di Porprov XII NTB 2026 ini sekaligus menuntaskan target hattrick juara umum bagi Mataram. Berkat keberhasilan merebut trofi secara tiga kali berturut-turut, piala bergilir Porprov XII NTB 2026 kini resmi menjadi milik abadi Kota Mataram. Atas capaian ini, KONI NTB dipastikan bakal menyiapkan piala bergilir baru untuk diperebutkan pada ajang Porprov XIII mendatang.
Baca Juga: Sabet 205 Emas, Kota Mataram Juara Umum Porprov NTB Tiga Periode Beruntun
Prosesi penyerahan trofi kemenangan Porprov berlangsung sangat meriah. Setelah dipamerkan untuk terakhir kalinya di hadapan seluruh kontingen, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan piala bergilir Porprov XII NTB 2026 secara langsung kepada Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di atas panggung utama.
Secara rinci, peta kekuatan medali emas pada Porprov XII NTB 2026 dipimpin oleh Kota Mataram dengan 200 emas, disusul Lombok Tengah 117 emas, Lombok Barat 74 emas, KSB 64 emas, Lombok Timur 63 emas, Sumbawa 54 emas, Kota Bima 46 emas, Dompu 44 emas, Bima 16 emas, dan Lombok Utara mengantongi 15 medali emas.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi menegaskan bahwa secara keseluruhan penyelenggaraan Porprov XII NTB 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Terkait riak dinamika atau insiden di lapangan selama ajang Porprov XII NTB 2026 berlangsung, pihak KONI NTB memastikan seluruh kendala teknis telah diselesaikan secara damai.
”Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Porprov XII NTB 2026,” ujar Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat menyampaikan laporan penutupan acara.
Baca Juga: Porprov NTB XII 2026 Ditutup Meriah, Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Mori Hanafi juga membeberkan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa, di mana Porprov XII NTB 2026 mampu menyedot hingga 200 ribu penonton. Perputaran ekonomi selama gelaran Porprov XII NTB 2026 bahkan menembus angka Rp 100 miliar lebih, mencakup sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM suvenir.
Pasca tuntasnya ajang ini, KONI NTB bergerak cepat memanfaatkan hasil rumusan Porprov XII NTB 2026 untuk melakukan pemetaan cabang olahraga dan nomor pertandingan potensial. Langkah ini krusial dilakukan KONI NTB demi menyaring atlet-atlet terbaik yang siap diproyeksikan tampil membela daerah pada ajang PON 2028.
Untuk memaksimalkan potensi atlet lulusan Porprov XII NTB 2026, KONI NTB mengusulkan kepada Pemprov dan DPRD NTB agar segera menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) jangka panjang menuju PON 2028. Hal ini dinilai penting mengingat provinsi mitra seperti DKI Jakarta dan NTT sudah lebih dulu memulai pelatda jangka panjang.
Secara teknis, Porprov XII NTB 2026 mempertandingkan 51 cabang olahraga dan 702 nomor pertandingan dengan total lebih dari 6 ribu babak laga. KONI NTB mencatat mayoritas pertandingan berjalan mulus. Hanya ada sebagian kecil riak teknis di empat cabor, yakni masing-masing satu babak di voli, silat, BMX, serta drumband yang langsung berhasil diredam.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet peraih medali di Porprov XII NTB 2026. ”Selamat kepada semua peraih medali. Selamat juga untuk yang belum meraih medali. Kita semua menang di Porprov kali ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa suksesnya pelaksanaan Porprov menjadi fondasi berharga dan batu loncatan utama bagi NTB yang akan melakoni peran besar sebagai tuan rumah PON 2028.
”Insyallah baik butuk penyelenggaraan Porprov adalah hasil kerja bersama. Kita semua berada di balik baiknya Porprov maupun kurangnya. Sudah saatnya kita belajar dan salingengisi kekurangan. Karena 2028 bukan lagi pilihan tapi sudah takdir kita sebagai tuan rumah PON 2028,” tegasnya.
Gubernur NTB mengajak seluruh insan olahraga dan KONI NTB untuk menyatukan fokus menghadapi PON 2028. Pemprov berkomitmen penuh memberikan dukungan maksimal agar kontingen NTB tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mengukir sejarah prestasi dengan mengandalkan potensi atlet lokal hasil binaan Porprov XII NTB 2026.
”Memang belum sempurna tapi kita akan sempurnakan ke depan. Terima kasih atas partisipasinya, keceriaannya, dan rasa persaudaraannya. Ini fondasi kita mencetak prestasi di PON 2028,” tandasnya.
Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Liputan