LombokPost— Masa depan pembalap veteran Fernando Alonso di ajang Formula 1 mulai memasuki babak baru negosiasi. Fernando Alonso dikabarkan ingin memperpanjang kontraknya bersama Aston Martin hingga akhir musim 2028.
Namun, untuk melanjutkan kerja sama tersebut, juara dunia dua kali Formula 1 itu disebut meminta bayaran USD 40 juta (Rp 716,8 miliar) per musim atau naik dari sebelumnya USD 30 juta (Rp 537,6 miliar) per musim.
Draf proyeksi finansial ini pertama kali diungkapkan oleh penulis buku Business Book GP, Marc Limacher. Jika kesepakatan tersebut tercapai, Alonso akan mengantongi total nilai kontrak mencapai USD 80 juta (sekitar Rp 1,43 triliun) hingga akhir musim 2028.
Motivasi Pribadi dan Pertimbangan Karier
Meski spekulasi mengenai angka penawaran berhembus kencang, draf keputusan akhir sang pembalap dipastikan tidak hanya bertumpu pada pertimbangan finansial semata. Laporan lebih lanjut dari Marca menyebut keputusan Alonso untuk bertahan tidak hanya ditentukan oleh nilai kontrak.
Salah satu hal yang jadi pertimbangan adalah apakah pembalap berusia 45 tahun asal Spanyol itu masih menikmati balapan F1.
Faktor kenyamanan dan motivasi membalap menjadi kunci utama baginya untuk terus bersaing di tingkat tertinggi. ”Saya merasa segar. Saya merasa termotivasi. Saya merasa cepat, tetapi saya juga harus menikmati apa yang saya lakukan,” ujar Alonso seperti dikutip dari PlanetF1.
Sinyal Positif dari Manajemen Aston Martin
Dari sudut pandang tim, manajemen Aston Martin memberikan sinyal kuat untuk mempertahankan pilar utamanya tersebut. Terlepas dari nilai kontrak, Aston Martin masih berharap Alonso bertahan. Alonso telah empat musim terakhir membela tim yang bermarkas di Newport Pagnell, Buckinghamshire, Inggris, tersebut.
Jajaran manajemen teknis meyakini bahwa hubungan kerja sama yang terjalin selama ini memberikan dampak positif bagi pengembangan mobil dan performa tim di lintasan.
”Sangat penting bagi kami untuk mempertahankannya, tetapi saya cukup yakin Fernando menikmati waktunya bersama kami dan kami akan melanjutkan hubungan ini,” kata Managing Technical Partner Aston Martin Adrian Newey.
Editor : Redaksi Lombok Post