LombokPost - Atmosfer Sirkuit Internasional Mandalika semakin memanas menjelang bergulirnya Race 2 kelas SuperSports 600cc (SS600) dalam Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 putaran keempat, Minggu (9/8).
Para rider terbaik Asia, termasuk barisan pembalap muda andalan Indonesia, telah merampungkan persiapan akhir demi mengamankan podium tertinggi di home race mereka.
Persaingan di kelas SS600 diprediksi bakal berlangsung amat sengit. Berikut kesiapan tiga pembalap muda Indonesia yang menjadi sorotan utama jelang start Race 2.
Baca Juga: Hasil Race 1 ARRC 2026 Round 4, Bendera Merah Putih Berkibar Perkasa di Mandalika
1. Wahyu Nugroho: Jaga Vibes Positif Sang Jawara Race 1
Berbekal kemenangan manis pada Race 1 yang berlangsung Sabtu lalu, pembalap asal Boyolali, Jawa Tengah ini tampil penuh percaya diri. Wahyu Nugroho yang membela tim Yamaha Racing Indonesia sukses memecah telur kemenangan pertamanya di kelas SS600 ARRC.
Menghadapi Race 2, Wahyu dan timnya berfokus menjaga race pace serta konsistensi di Sektor 1 dan Sektor 2. Fokus utamanya adalah mempertahankan ritme sejak lap awal tanpa menguras usia ban lebih cepat.
“Kemarin hasilnya cukup memuaskan pada podium pertama, persaingan di kelas ini cukup ketat, gap dari pembalap-pembalap lain sangat tipis dan nempel semua. race kedua, akan coba improve lagi, harus lebih baik. Set-up set-up yang perlu dibenahi akan saya coba perbaiki lebih maksimal lagi,” ungkapnya.
2. Arai Agaska: Matangkan Strategi Manajemen Ban
Pembalap lokal kebanggaan publik Nusa Tenggara Barat, Arai Agaska Dibani Laksana, siap bangkit dan tampil lebih agresif. Setelah merampungkan Race 1 di jajaran 5 besar, pembalap berjuluk Pepadu Sasak ini mengevaluasi catatan waktunya bersama tim.
Mengingat suhu lintasan Mandalika yang cukup menantang, Arai mematangkan strategi penghematan ban serta menjaga emosi agar dapat melakukan penyerangan secara krusial pada lap-lap terakhir.
Baca Juga: ARRC 2026 Putaran Keempat, Persaingan Ketat Warnai Free Practice
“Arai sudah siap pada warm-up, sudah siapkan settingan baru dan nanti di race kita lihat saja. Tugas Arai cuma fokus, jangan sampai terjatuh lagi,” katanya.
3. Felix PM: Pertajam Set-up dan Mental Fight
Pembalap muda penuh talenta asal Bogor, Felix Putra Mulya (Felix PM), juga tidak ketinggalan membenahi detail teknis pada motornya. Bersama para teknisi, Felix melakukan penyesuaian pada set-up suspensi dan rasio transmisi untuk mendapatkan traksi maksimal di tikungan-tikungan cepat Mandalika. Berbekal attitude dan kedisiplinan tinggi, Felix siap memberikan perlawanan sengit di barisan terdepan.
“Race 1 kemarin saya finis di posisi 9, saya masih struggle dengan suspensi motor yang baru. Race 2 nanti saya sudah ubah set-up, semoga di race kedua nanti memberikan hal yang baik dan gaspol,” katanya.
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan