Atlet Sepatu Roda Lalu Dafa Maulana Rahman Bersinar di China, Bawa Pulang 1 Medali Emas dan 2 Perak

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 16:34 WIB
Atlet sepatu roda Lalu Dafa Maulana Rahman (kiri) didampingi Coach Yosua Puguh Wibowo usai berlaga di China.
Atlet sepatu roda Lalu Dafa Maulana Rahman (kiri) didampingi Coach Yosua Puguh Wibowo usai berlaga di China.

 

 

LombokPost - Prestasi membanggakan kembali diukir atlet sepatu roda NTB Lalu Dafa Maulana Rahman di kancah internasional. Setelah sebelumnya tampil apik dengan memenangi 2 medali emas dan 1 medali perak di ajang Porprov XII NTB, atlet muda bertalenta ini sukses mengharumkan nama bangsa di ajang The 2026 Road and Belt China-ASEAN Inline Speed Competition yang berlangsung pada 7-8 Agustus 2026 di Dehua County, Quanzhou, Fujian Province, China.

Perjuangan yang dilalui Dafa tentu tidaklah mudah. Dalam kejuaraan bergengsi skala Asia tersebut, persaingan berlangsung sangat ketat karena dihadiri deretan wakil dari berbagai negara tangguh seperti Korea Selatan, Vietnam, Thailand, hingga ratusan atlet tuan rumah yang datang dari seluruh penjuru China.

Penggemblengan fisik dan mental Dafa berada di bawah binaan klub Mandalika Inlineskate bersama sang pelatih, Yosua Puguh Wibowo. Pelatih yang akrab disapa Coach Yoyo tersebut mengaku tidak mematok target tinggi dalam ajang kejuaraan internasional ini mengingat kualitas para pesaing yang sangat merata dan kompetitif.

Baca Juga: Klub Sepatu Roda Mandalika Inlineskate Borong Medali di Ajang Champ of The Champ

”Jujur kami tidak punya ekspektasi tinggi dalam kejuaraan ini karena ini adalah kejuaraan level Asia yang pastinya lawan-lawannya sangat hebat. Tujuan awal kita ke China sebenarnya untuk mencari pengalaman sekaligus memberikan reward untuk Dafa yang sudah berlatih dan berjuang luar biasa selama persiapan Porprov. Namun ternyata Tuhan memberi rezeki lebih untuk kami bisa membawa pulang medali,” ungkap Coach Yoyo.

Turun di kategori senior putra, Dafa tampil memukau dengan menyumbangkan total 3 medali bagi kontingen Indonesa. Raihan tersebut terdiri dari 1 medali emas di nomor relay 3.000 meter, serta 2 medali perak yang diraih dari nomor sprint 200 meter dan 500 meter. Perjuangan mahasiswa jurusan Pendidikan Olahraga Undikma ini sangat luar biasa, di mana ia harus melewati 10 babak pertandingan maraton dalam sehari mulai dari penyisihan, perempat final, semi final, hingga babak final.

Keberhasilan Dafa turut memperkokoh posisi Indonesia di ajang tersebut. Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berhasil memborong total 14 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu, yang menjadikan Indonesia salah satu tim paling dominan sepanjang kompetisi.

Baca Juga: Menembus Batas, Mandalika Inlineskate Kirim 50 Atlet ke Kejuaraan Nasional Champ of The Champ

Di balik sukses besar Dafa, terdapat dukungan sinergis dari berbagai pihak sponsor lokal yang membiayai keberangkatan tim ke Negeri Tirai Bambu. Coach Yoyo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan materiil maupun moral.

Sponsor dan deretan pihak yang mendukung penuh langkah Dafa di antaranya Mandalika Inlineskate, Karya Wonogiri, Rumah Durian Lombok, BIMA Motor, Gatrans, Paddy Seeds, Ciptaprint, Bank NTB Syariah, PT PDAM Giri Menang, Gili Emergency, serta para donatur yang turut memberikan uang saku bagi sang atlet demi mengharumkan nama NTB dan Indonesia di tingkat dunia.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Liputan
Mandalika Inlineskate Lalu Dafa Maulana Rahman China-ASEAN Inline Speed Competition 2026 sepatu roda China