Indonesia Dominasi ARRC 2026 Seri Keempat

Lestari Dewi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 08:08 WIB
SENGIT DAN KETAT: Para pembalap memasuki pitlane usai balapan di race kedua kelas SS600cc ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 putaran keempat di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (9/8).
SENGIT DAN KETAT: Para pembalap memasuki pitlane usai balapan di race kedua kelas SS600cc ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 putaran keempat di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (9/8).

 

LombokPost - Sirkuit Internasional Mandalika kembali menjadi saksi keandalan para pembalap Tanah Air dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 putaran keempat. Kejurnas balap motor tingkat Asia ini bukan sekadar kompetisi, melainkan kawah candradimuka bagi talenta lokal untuk menancapkan taringnya sebelum melangkah ke panggung dunia.

​Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka, menegaskan bahwa ARRC di Mandalika memegang peranan vital dalam mengasah mental dan performa pembalap Indonesia. Nama-nama besar seperti Veda Ega Pratama hingga Mario Aji menjadi bukti nyata dari suksesnya pembinaan melalui ajang ini.

​“Kejuaraan ini membuktikan mampu membuat pembalap Indonesia naik podium. Persaingan ketat di seri keempat ini menjadi salah satu pemanasan yang sangat positif menjelang gelaran MotoGP nanti,” ujar Troy saat ditemui media di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (9/8).

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Absen dari GTWCA 2027

​Troy menambahkan, kelangsungan ajang bergengsi ini membutuhkan sinergi kuat antar-seluruh pihak, baik BUMN maupun sektor swasta, guna memastikan konsistensi penyelenggaraan di masa mendatang.

Race Director FIM ARRC 2026 Eddy Syahputra mengatakan, pembalap Indonesia menunjukkan dominasi dan perkembangan pesat terutama pada kelas-kelas utama. “Secara umum penampilan pembalap Indonesia bisa menguasai di semua kelas. Ini salah satu hasil dari kejurnas Mandalika Racing Series, yang tampil adalah -ara juara di MRS,” singkatnya.

Pada kelas Underbone 150cc (UB150), para pembalap Tanah Air tampil sangat perkasa dengan menyapu bersih sembilan posisi terdepan.

Baca Juga: Felix PM dan Wahyu Nugroho Dorong Anak Muda Balapan ke Sirkuit

Pertarungan dramatis hingga photo finish menobatkan Husni Zainul Fuadzy sebagai pemenang dengan total waktu 15:33.175, hanya unggul tipis 0,050 detik dari M. Syirat Sauki di posisi kedua, disusul Dimas Juli Atmoko di tempat ketiga.

Sementara itu, Akbar Abud Afdalah yang menduduki posisi kelima sukses mencatatkan overall best time di kelas ini dengan torehan 1:55.181.

Hasil manis juga diraih tuan rumah pada kelas Asia Production 250cc (AP250) Race 2 setelah Irfan Ardiansyah merebut podium tertinggi usai menuntaskan 10 putaran dengan waktu 18:00.799.

Tak hanya memenangi balapan usai menahan gempuran sengit dari pembalap Jepang, Riichi Takahira, Irfan juga mempertajam dominasinya dengan mencetak overall best time kelas AP250 yaitu 1:46.919. 

Melengkapi sukses Indonesia di kelas ini, Muhammad Fadhil Musyavi berhasil mengamankan podium ketiga, mengungguli wakil Vietnam Nguyen Huu Tri dan pembalap Indonesia lainnya, Muh. Badly Ayatullah M. 

Baca Juga: Hasil Race 1 ARRC 2026 Round 4, Bendera Merah Putih Berkibar Perkasa di Mandalika

Persaingan sengit juga tersaji di kelas SuperSports 600cc (SS600) Race 2. Dalam balapan ketat sepanjang 12 putaran tersebut, pembalap asal Thailand, Anupab Sarmoon dari Yamaha Thailand Racing Team, keluar sebagai pemenang usai tampil impresif dan berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga garis finish.

Anupab menahan gempuran ketat dari pembalap Filipina, Mckinley Kyle Paz dari Hong Leong Yamaha Racing, yang harus puas finis di posisi kedua dengan selisih sangat tipis, yakni +0,293 detik. 

Sementara itu, pembalap tuan rumah Herjun Atna Firdaus yang membela Astra Honda Racing Team sukses mengamankan podium ketiga dengan gap +1,637 detik dari pemenang.

Perjuangan sengit juga ditunjukkan rider Indonesia lainnya, Wahyu Nugroho dari Yamaha Racing Indonesia, yang finis persis di belakang Herjun pada posisi keempat (+1,689 detik).

Posisi lima besar ditutup oleh pembalap Malaysia, Md Helmi Azman (+1,990 detik). Adapun dua pembalap Indonesia lainnya, Md Faerozi Toreqottullah dan Arai Agaska Dibani Laksana, masing-masing menyelesaikan balapan di urutan keenam (+3,266 detik) dan kedelapan (+15,597 detik).

Baca Juga: Targetkan 145 Ribu Penonton, ITDC dan Polda NTB Matangkan Pengamanan MotoGP Mandalika 2026

Sementara pada kelas utama Asia Superbike 1000cc (ASB1000) Race 2 yang berlangsung selama 15 putaran, pembalap kawakan asal Malaysia, Hafizh Syahrin Abdullah, tampil tak tergoyahkan hingga menyentuh garis finish pertama dengan catatan waktu 24:03.193 serta mencetak overall best time spektakuler 1:35.349. 

Hafizh mengungguli Keito Abe dari Jepang di posisi kedua dan Rocco Sessler asal Jerman di tempat ketiga.

Di kelas raja ini, pembalap Indonesia Mohammad Adenanta Putra mengamankan hasil positif di urutan kelima, sementara rekor kecepatan tertinggi (top speed) berhasil ditorehkan oleh rider asal Inggris, Joe Francis, yang menembus angka 279,8 km/jam. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
arrc 2026 dominasi Pembalap Indonesia ITDC Sirkuit Internasional Mandalika