LombokPost - Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan kontingen Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) NTB. Petarung NTB tampil perkasa di Kejurnas BHS Cup III dan membawa pulang total tujuh medali dari ajang yang berlangsung pada 28-30 Agustus di Surabaya.
Dalam ajang tingkat nasional tersebut, atlet tarung derajat pelajar NTB sukses mendulang tiga medali emas, dua medali perak, serta dua medali perunggu. Raihan ini menjadi bukti nyata pesatnya perkembangan dan regenerasi pembinaan tarung derajat di NTB.
Manager Kontingen NTB Dedy Noorcholish mengaku sangat bersyukur atas daya juang luar biasa yang diperlihatkan atlet NTB sepanjang laga. Capaian ini melampaui ekspektasi awal dan menjadi modal berharga bagi pembinaan petarung muda daerah.
Baca Juga: Jelang Laga Kontra Aston Villa, Mikel Arteta Ungkap Kondisi Bruno Guimaraes dan Bintang Arsenal
”Alhamdulillah ini hasil terbaik yang diraih atlet-atlet kita. Kerja keras mereka membuahkan hasil manis di ajang nasional. NTB menjadi juara umum kedua,” ujarnya.
Tiga medali emas datang dari kategori tarung putra serta nomor seni gerak putra dan putri. Di kategori tarung, medali emas dipersembahkan Ibnu Hiban. Siswa SMKN 2 Dompu tersebut sukses mendominasi pertarungan berat di kelas 55,1-58 kilogram.
Dominasi atlet NTB berlanjut di nomor seni gerak getar berpasangan putra. Duet siswa MTS Darul Hayani Setiling KLU, Ghada Judas Samudra dan Wahyu Maulana Hidayat, menyumbangkan emas kedua. Sementara medali emas ketiga disegel pasangan putri Baiq Shagita Veronicha (SMAN 5 Mataram) dan Ilzanara Larasaty (SMPN 15 Mataram).
Baca Juga: Hasil Drawing Champions League Pertemukan Arsenal dengan Real Madrid dan Bayern Munich
Tak hanya emas, pundi-pundi medali bertambah lewat raihan dua perak yang diraih M Muharam Marangga (SMAN 1 Dompu) di kelas 46,1-49 kilogram dan Luna Maena Sapitri (MAN 2 Sumbawa) di kelas 45,1-50 kilogram. Lengkap dengan dua perunggu yang diraih Dimas Satriya Wibowo (SMAN 3 Mataram) di kelas 64,1-67 kilogram serta Repi Kurniawan (SMKN 2 Sumbawa) di kelas 61,1-64 kilogram.
Dedy Noorcholish menambahkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi pijakan penting untuk menghadapi kejuaraan skala lebih besar ke depan. Pihaknya bertekad terus mengasah potensi para atlet muda agar konsisten mencetak prestasi bagi daerah.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Liputan