LombokPost - Kontingen Indonesia berhasil mengamankan medali perak pertama di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pencapaian berharga ini dipersembahkan atlet teqball putri Indonesia Sumaya, yang tampil impresif hingga menembus babak pamungkas. Berlaga di Higashi Sports Center Nagoya, Sumaya harus puas berada di podium kedua usai terlibat duel sengit melawan wakil Myanmar, Wai Khin Hnin.
”Perjuangan di partai final sangat menguras energi dan momentum perak ini menjadi kebanggaan besar bagi kontingen Indonesia,” ujar Sumaya.
Pertandingan final cabor teqball tersebut berlangsung sangat ketat sejak set pertama dibuka. Sumaya sempat mengamankan set pertama dengan keunggulan 12-10, sebelum akhirnya lawan bangkit dan merebut dua set berikutnya dengan skor 8-12 dan 9-12. Kendati gagal memetik kemenangan di laga puncak, kontribusi Sumaya sukses menambah perolehan medali bagi kontingen Indonesia.
Baca Juga: Arsenal Terancam Ditinggal Manchester City di Papan Atas Klasemen Liga Inggris
Tambahan perak dari Sumaya kian melengkapi koleksi medali yang sebelumnya sudah dikumpulkan oleh kontingen Indonesia. Medali pembuka bagi Merah Putih di Asian Games 2026 dipersembahkan atlet wushu Seraf Naro Siregar. Atlet kelahiran 17 September 2001 itu sukses merebut medali perunggu pada nomor Men’s Changquan di Aichi Prefectural Martial Arts Hall pada Minggu (20/9).
”Medali perunggu ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan,” tutur Seraf Naro Siregar.
Selain perak dari Sumaya, cabor teqball juga menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia melalui Yoga Ardika Putra. Yoga memastikan tempat di podium setelah lawannya asal Kuwait, Zaid Eidan, memutuskan mengundurkan diri. Sayang, langkah sukses Yoga gagal diikuti ganda putra Husni Uba/La Ode Mardani M yang harus finis di urutan keempat usai kalah 1-2 dari pasangan Kuwait.
Koleksi medali kontingen Indonesia di Asian Games 2026 makin lengkap berkat perjuangan tim beregu putra soft tennis. Tim Merah Putih berhak atas medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal usai mengakui keunggulan tuan rumah Jepang dengan skor 0-2. Pada laga pembuka, pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger harus menyerah dari ganda Takafumi Uchimoto/Takuya Kurosaka.
Baca Juga: Arsenal Dibantai Brighton 0-3, Mikel Arteta Akui Timnya Dapat Pelajaran Mahal
Keberhasilan meraih medali perak dan beberapa perunggu ini mempertegas kerja keras para atlet kontingen Indonesia di panggung Asian Games 2026. Persaingan di Aichi-Nagoya dipastikan bakal makin sengit mengingat masih banyak cabor potensial yang belum menyelesaikan pertandingan. Perjuangan Sumaya dan kawan-kawan diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet lain untuk menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Dari berbagai sumber