Mundur dari Bursa KONI NTB, Lalu Muhamad Iqbal Dukung Mohan Roliskana

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 07:22 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wali Kota Mataram Mohan Roliskana saat bertemu bersama pengurus cabor dan KONI kabupaten/kota, Jumat (25/9) malam.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wali Kota Mataram Mohan Roliskana saat bertemu bersama pengurus cabor dan KONI kabupaten/kota, Jumat (25/9) malam.

 

 

LombokPost - Dinamika bursa calon ketua KONI NTB periode 2026–2030 akhirnya mencair. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (LMI) memilih mundur dari pencalonan dan memberikan dukungannya kepada Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

”Setelah melalui perenungan dan diskusi, malam ini saya sampaikan bahwa saya tidak lagi meneruskan hajat menjadi Ketua KONI NTB,” ujar Lalu Iqbal.

Keputusan tersebut diambil demi menjaga kondusivitas serta fokus persiapan NTB sebagai tuan rumah PON XXII 2028 mendatang. Iqbal menilai, regenerasi dan tata kelola olahraga daerah memerlukan kepemimpinan yang fokus dan berpengalaman di bidangnya.

Baca Juga: Pemilihan Ketua KONI NTB Diulang dari Nol, Caretaker Bakal Disiapkan Pusat

Ia lantas menunjuk Mohan Roliskana sebagai sosok yang pas untuk mengemban amanat tersebut. Track record Mohan yang pernah memimpin KONI Mataram selama dua periode dianggap menjadi modal krusial.

”Di sebelah saya ada sahabat baik saya, Pak Mohan. Kami intens berdiskusi dan saya kira banyak hal bisa selesai bersama beliau,” tegas Iqbal.

Dalam pembagian peran menyambut PON 2028, Iqbal selaku gubernur bakal memegang kendali di struktur Pengurus Besar (PB) PON. Sementara itu, KONI NTB difokuskan penuh pada ranah teknis, mulai dari pembinaan hingga penggodokan para atlet.

Baca Juga: Dua Balon Ketua KONI NTB Dinyatakan TMS dan Gagal Lolos Verifikasi

Pengunduran diri Iqbal sekaligus sinyal dukungan tersebut disambut hangat para pimpinan cabor yang hadir. Langkah ini dinilai mampu meredam potensi polarisasi kepengurusan jelang Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI NTB.

Merespons dukungan tersebut, Mohan Roliskana menyatakan kesiapannya merangkul seluruh elemen olahraga. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan dan konsolidasi tanpa menyisakan kubu-kubuan pascadinamika organisasi. ”Bagi saya dinamika itu bagian dari proses. Yang terpenting setelah ini kita lupakan yang sudah lewat dan menatap masa depan olahraga NTB,” kata Mohan.

Mohan menambahkan, tantangan NTB sebagai tuan rumah PON 2028 bukan sekadar mengejar target medali. Lebih dari itu, ajang empat tahunan tersebut harus meninggalkan warisan berupa ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya keselarasan antara pemerintah daerah dengan pengurus olahraga. Tanpa komunikasi yang harmonis, pembinaan atlet tidak akan berjalan secara optimal. ”Boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai berbeda tujuan. Tujuan kita sama, yaitu memajukan olahraga NTB,” pungkas Mohan.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Dari berbagai sumber
KONI NTB ketua KONI NTB Koni Mataram Mohan Roliskana Lalu Muhamad Iqbal