LombokPost - Bursa pendaftaran Ketua Umum KONI NTB mulai memanas jelang tenggat penutupan. Mori Hanafi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026–2030 pada Kamis (8/10). Langkah ini mempertegas kesiapan petahana tersebut untuk kembali mengawal arah olahraga NTB ke depan.
Tim pemenangan langsung mendampingi proses pendaftaran Ketua Umum KONI NTB ini ke sekretariat panitia. ”Alhamdulillah, Pak Mori Hanafi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026–2030. Kami telah menyerahkan berkas dukungan dari empat KONI daerah dan 33 cabor pendukung,” kata Ketua Tim Pemenangan Mori Hanafi, Affan Ahmad.
Penyerahan berkas tersebut menjadi sinyal kuat barisan pendukung Mori Hanafi. Empat pengurus daerah yang merapat adalah Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, dan Lombok Barat. Dukungan fisik ini diklaim sah dan minim potensi ganda untuk mengamankan posisi Mori Hanafi dalam bursa Ketua Umum KONI NTB.
Baca Juga: Pendaftaran Bakal Calon Ketua KONI NTB Resmi Dibuka Kembali, Ini Tahapan dan Syarat Berkas TPP
Jumlah dukungan untuk Mori Hanafi diprediksi masih terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran. Panitia masih menunggu kiriman berkas fisik dari sejumlah pengurus cabor pendukung lain hingga Kamis malam pukul 21.00 WITA.
Pihak tim pemenangan optimistis modal dukungan Mori Hanafi dalam pemilihan Ketua Umum KONI NTB ini bakal terus melonjak. ”Insya Allah tidak akan ada lagi intervensi dari siapapun sehingga terjadi dobel dukungan. Yang penting adalah bagaimana ikhtiar ini diberkahi dan diridai oleh Allah SWT,” ujar Affan.
Affan menjelaskan gelombang dukungan cabor kepada Mori Hanafi tak lepas dari rekam jejak kepemimpinannya di olahraga NTB. Mantan pimpinan DPRD NTB itu dinilai sukses mengawal kontingen daerah sejak persiapan PON Papua hingga PON Aceh-Sumut dengan capaian medali yang melonjak signifikan.
Baca Juga: Mori Hanafi Kembali Maju di Bursa Ketua KONI NTB, Siap Bertarung
Tantangan berikutnya yang harus dikawal Ketua Umum KONI NTB mendatang adalah agenda besar nasional. NTB dijadwalkan menjadi tuan rumah PON 2028 bersama NTT. Pengalaman kepemimpinan Mori Hanafi dinilai krusial agar persiapan sarana dan pembinaan atlet berjalan tepat waktu.
Dukungan masif dari cabor menjadi bukti tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kinerja Mori Hanafi. Rekam jejak pembinaan yang fokus pada peningkatan prestasi atlet daerah menjadi alasan utama cabor kembali menginginkan kepemimpinannya di KONI NTB.
”Rekam jejak Pak Mori Hanafi ini sudah luar biasa, mulai dari PON Papua hingga PON Aceh-Sumut dengan peningkatan prestasi yang signifikan. Hal terpenting sekarang adalah bagaimana mensukseskan NTB sebagai tuan rumah PON 2028,” terang Affan.
Langkah pendaftaran Mori Hanafi ini diharapkan menjadi fondasi awal untuk memperkuat konsolidasi olahraga NTB. Sinergi antara pengurus KONI NTB dan cabor pendukung menjadi kunci utama untuk mewujudkan sukses prestasi sekaligus sukses penyelenggaraan PON 2028 mendatang.
Editor : Pujo Nugroho