“Ini adalah rapat pertama satgas. Kami membagi tupoksi masing-masing anggota tim,” ungkap Kepala Dikes Lombok Utara dr H Lalu Bahrudin.
Kata dia, anggaran Rp 1,6 miliar itu untuk penyediaan sarana dan prasarana alat pelindung diri (APD) petugas kesehatan, dan lainnya. Selain dari Dikes, OPD lain, juga akan menyiapkan anggaran khusus, sesuai kewenangannya dalam penanganan covid-19 ini.
“Dana penanganan covid-19 berasal dari DAK tak terduga dan dana dari pusat yang mobile,” aku dia.
Sedangkan untuk anggaran satgas, kata Bahrudin, belum dibicarakan secara keseluruhan. Sebab di masing-masing OPD belum ada RAB-nya. Artinya, penekanannya sesuai arahan kementerian dan Pemprop.
Sementara itu di Lombok Utara sejauh ini ada 19 warga yang ODP. Satu orang sudah dinyatakan sembuh. Kini tinggal 16 ODP dan 1 PDP sedang ditangani.
“Yang positif covid-19 sejauh ini belum ada, karena kita menerima hasilnya dari pemeriksaan dari provinsi,” aku dia.
Warga yang dalam pemantauan ini didominasi dari Kecamatan Pemenang, Tanjung dan Gangga. “Tertinggi adalah dari Pemenang, sebanyak 6 orang,” imbuh dia. (fer/r4) Editor : Baiq Farida