”Sudah sejak lama memang jalur letter S ini dicarikan solusi. Karena sering terjadi kecelakaan,” kata Kades Pusuk Lestari H Junaidi pada Lombok Post, kemarin (15/7).
Dikatakan, pihaknya terus mengusulkan agar ada solusi tersebut. Beberapa proyek sebelumnya sempat ditolak untuk perbaikan jalan karena tidak ada solusi untuk jalan letter S yang membahayakan tersebut.
”Alhamdulillah tahun ini sudah ada solusinya dari Pemprov NTB,” ujarnya.
Ia menerangkan, jalan baru nanti tidak ada jalur letter S lagi. Jalur itu akan lurus menembus Pemenang.
Pihak desa sangat mendukung pengerjaan jalan ini. Bahkan ia mengusulkan ke provinsi agar meningkatkan status jalur Pusuk-Pemenang ini.
”Kalau dilihat-lihat yang paling sering dilalui untuk ke Lombok Utara jalur ini. Jadi kami usulkan jalan ini untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional,” tambahnya.
Proses penutupan jalan dilakukan selama sembilan jam sejak 08.00 hingga 17.00 wita. Satu jam sebelumnya, dari 07.00 hingga 08.00 wita dilakukan sterilisasi lokasi dari kendaraan. Sedangkan satu jam setelahnya 17.00 hingga 18.00 wita pelaksana diberikan kesempatan untuk membersihkan sisa penebangan yang ada.
Kasat PJR Ditlantas Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra mengatakan, pihaknya telah mengkomunikasikan semuanya dengan pihak terkait. Polres Lobar dan Polres Lotara juga akan turun memantau lokasi proyek tersebut.
”Sempat tertunda memang karena perlu komunikasi semua pihak. Agar tetap aman dan keselamatan pengguna jalan juga terjaga,” kata dia. (nur/r3) Editor : Administrator