TANJUNG-DPRD KLU meminta pemerintah daerah meminimalisir pembelanjaan kurang penting. Salah satu yang disoroti yakni anggaran pemeliharaan kendaraan dinas (randis) yang dirasa cukup besar.
Bahkan DPRD KLU meminta agar fasilitas randis untuk eselon III b atau kepala bidang yang ada selama ini ditiadakan. Kendaraan tersebut disarankan dilelang untuk mengurangi biaya pemeliharaan yang cukup besar. ”Kita minta dikurangi, bahkan bila perlu ditarik semua,” ujar Ketua DPRD KLU Artadi, Selasa (28/2).
Pihaknya sudah menyampaikan perihal ini kepada bupati. Dalam satu OPD itu, fasilitas randis berupa mobil cukup disediakan sebanyak tiga unit saja. Yakni untuk kepala OPD, sekretaris OPD, dan mobil operasional. ”Jadi untuk kabid-kabid ini tidak perlu, karena habis anggaran kita setiap tahun itu untuk pemeliharaan,” tegasnya.
Penarikan Randis Kabid ini dinilainya cukup relevan melihat ada banyak banyak mobil yang tak terurus di beberapa OPD. Salah satunya seperti di Dikbudpora, ditemukan mobil dinas yang sudah lama tidak terurus. ”Anggaran besar itu tidak main-main,” tegasnya.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) KLU Anding Duwi Cahyadi mengatakan, pemberian fasilitas randis bagi jabatan III b sudah dilakukan sejak KLU terbentuk. Namun melihat kondisi saat ini, Anding sepakat jika tiap OPD cukup difasilitasi tiga unit mobil randis. ”Konsep ini juga yang diinginkan oleh pak bupati,” jelasnya.
”Tapi kita butuh waktu untuk merealisasikan ini,” tambah Anding.
Mengenai ide lelang randis, Anding mengaku sedang dalam proses pengusulan. Dikatakannya, kondisi mobil randis di KLU berusia rata-rata sembilan tahun. Hal ini juga yang mendorong Pemda KLU ingin melakukan lelang Randis. ”Jadi antara usulan DPRD dan kami, itu sama,” kata mantan asisten III Setda KLU ini.
Mengenai pengaruh kinerja, penarikan randis kabid dinilai Anding sangat minim. Sebab meski intensitas di lapangan tinggi, mereka tetap memiliki mobil operasional yang mendukung nantinya. ”Perlu diketahui, ini mobil kantor bukan pribadi, jadi memang digunakan untuk kepentingan dinas,” tegasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps