TANJUNG-Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyalurkan bantuan sembako untuk lansia, penyandang disabilitas dan anak telantar, tahun ini. Bantuan tersebut disalurkan di lima kecamatan yang menyasar 1.425 kelompok penerima manfaat (KPM).
“Bantuan ini rutin kita salurkan setiap tahunnya,” ujar Kepala Dinas Sosial P3A KLU Faturrahman, Kamis (29/6).
Dikatakan, bantuan ini sudah tuntas disalurkan di Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan. Bantuan sembako tersebut berisi sejumlah barang kebutuhan sehari-hari senilai Rp 138.000 per paketnya.
Paket bantuan ini berisikan minyak goreng 1 liter, beras 10 kilogram, telur 1 kilogram. Bantuan tersebut akan diberikan selama beberapa bulan, tergantung KPM-nya.
Penyaluran bantuan dari program ini sudah memiliki standar dari Kementerian Sosial RI. Tidak hanya lansia, disabilitas, dan anak telantar, namun juga untuk kebencanaan. “Makanya wajib kita anggarkan,” tandasnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial P3A KLU Nisanim mengatakan, sasaran bantuan ini merata di semua kecamatan. Rinciannya yakni untuk lansia sebanyak 950 KPM, penyandang disabilitas sebanyak 235 KPM, dan anak telantar sebanyak 240 KPM.
“Masing-masing KPM mendapat paket sembako senilai Rp 138.000,” ujarnya.
Paket bantuan untuk lansia berupa 10 kilogram beras. Sedangkan untuk penyandang disabilitas dan anak telantar, paketnya berupa beras 8 kilogram, minyak goreng 1 liter dan telur 1 trey. “Bantuan ini merupakan program tahunan pemerintah daerah yang dananya bersumber dari APBD, sekarang ini tahap pertama,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakannya, bantuan lansia akan diberikan selama 10 bulan. Total anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 1.311.000.000 pada tahun ini.
Sedangkan untuk penyandang disabilitas, bantuannya akan diberikan selama 6 bulan. Total anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 194.580.000. Sedangkan untuk anak telantar, bantuannya akan diberikan selama 6 bulan. Total anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 198.720.000. “Bantuan ini dikhususkan bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan PKH dan BPNT,” pungkasnya. (fer/r1)
Editor : Galih Mps