LombokPost-Desa Malaka, Kecamatan Pemenang mendorong beberapa program dalam penggunaan dana desa.
”Ada tiga diutamakan penggunaan dana desa di sini. Pertama kegiatan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), kedua kesehatan, masuk di dalamnya penanganan kasus stunting, dan ketiga ketahanan pangan serta program lainnya,” ujar Sekretaris Desa Malaka Marwan pada Lombok Post, Senin (30/10).
Ia pun menjelaskan dana desa yang dikelola tahun 2023 ini Rp 1,584 miliar. Penyaluran banyak ke pembangunan dengan sub bidang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya juga pendukung infrastruktur.
Sedangkan dana bagian hasil pajak daerah Rp 493 juta tetapi diperubahan berkurang menjadi Rp 400 jutaan berdasarkan PAD Kabupaten Lombok Utara.
”Kami mengupayakan penggunaan dana desa ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Penggunaan dana desa ini juga sudah dibicarakan pada musyawarah desa. Kemudian disenadakan dengan program pemerintah.
”Kami memasukkan beberapa program yang digencarkan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten,” terangnya.
Kades Malaka H Akmaludin Ichwan mengatakan kini pihak desa dibantu mahasiswa dalam pendataan. Pendataan bertujuan memahami kondisi masyarakat di lapangan. Semua programnya juga sudah disinkronkan dengan kegiatan mahasiswa yang melakukan kegiatan di desa ini.
”Kami berharap dengan pendataan ini bisa tepat sasaran berbagai kegiatan sosial desa,” terangnya. (nur/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post