LombokPost-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) tidak memungkiri kurangnya jalan dimiliki oleh Lombok Utara. Hal ini diklam berdampak pada angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi. ”Ikhtiar terus dilakukan oleh pemda dalam rangka percepatan pembangunan daerah,” kata Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu.
KLU merupakan daerah yang paling muda di Provinsi NTB. Baru ber berusia 15 tahun saat ini. Karena itu banyak perkerjaan rumah yang harus dituntaskan. ”Ini dalam rangka bisa mensejajarkan daerah dengan kabupaten lain di NTB,” tambahnya.
Pada tahun 2023 pemerintah pusat melakukan pembangunan infrastruktur jalan nasional di KLU. Dimulai dari ujung timur KLU tepatnya di Kecamatan Bayan sampai dengan ujung Jembatan Sokong Tanjung dengan sumber dana Word Bank.
”Alhamdulillah semua masyarakat KLU sangat mendukung dengan adanya pelebaran jalan ini. Diharapkan kedepannya adanya keberlanjutan mengingat masih adanya ruas jalan yakni Lingkar Utara yang belum terbangun sama sekali,” harapnya.
Perwakilan World Bank Indonesia Evi Hermirasari menjelaskan kehadiran dirinya dengan tim di KLU untuk mengecek langsung progres pembangunan jalan nasional di KLU. Pembangunan berjalan dengan lancar walaupun ada beberapa ruas jalan yang belum dimulai pengerjaan yang terkendala dengan pembebasan.
Diharapkan untuk segera dituntaskan agar pembangunan bisa diselesaikan. ”Kami dari Perwakilan World Bank Indonesia juga meninjau progres pembangunan IPLT Jugil yang berada di Dusun Jugil, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga,” tuturnya. (nur/r9)
Editor : Kimda Farida