Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gili Festival Dicoret dari Kharisma Event Nasional 2024

Galih Mega Putra S • Kamis, 30 November 2023 | 12:30 WIB
GILI FESTIVAL: Pengunjung yang mengikuti kegiatan Gili Festival di Gili Trawangan, beberapa waktu lalu.(NURUL/LOMBOK POST)
GILI FESTIVAL: Pengunjung yang mengikuti kegiatan Gili Festival di Gili Trawangan, beberapa waktu lalu.(NURUL/LOMBOK POST)

LombokPost-Gili Festival tak masuk pada Calender of Event atau Kharisma Event Nasional (KEN) 2024. Hal itu dikarenakan memang tidak didaftarkan seperti untuk 2023 ini.

”Batas akhir pendaftaran KEN 2024 September, sedangkan ini bertepatan dengan baru selesainya Gili Festival KEN 2023 dilaksanakan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar KLU Fahman Toriki pada Lombok Post, Rabu (29/11) .

Menurutnya untuk melakukan pendaftaran ini proses kurasinya sangat ketat. Masing-masing pihak melakukan pemaparan. Pihaknya terkendala item belum lengkap data untuk dampak dari pelaksanaan Gili Festival tersebut. ”Untuk KEN 2024 dalam proposal harus jelas, misalnya dampak event sebelumnya seperti dampak ekonomi dan transaksi selama event dan lainnya. Ada banyak indikatornya dan hasil evaluasinya,” imbuhnya.

Sedangkan Gili Festival KEN 2023 yang baru selesai. Itu membuat Pemkab Lombok Utara terutama Dinas Pariwisata Lombok Utara tidak sempat menyiapkan data tersebut. 

Pendataan  dampak event juga baru dilakukan pihaknya waktu deadline pendaftaran KEN 2024. ”Kita tidak bisa mengeluarkan sembarangan data karena dampak event tersebut. Sejauh ini untuk KLU tidak ada event lainnya yang diajukan ke KEN 2024,” tuturnya.

Ia menjelaskan, event yang diusulkan harus didukung beberapa tahun sebelumnya oleh pemda. Ada dukungan dari APBD. ”Jadi kita mau memasukkan event lainnya tidak bisa. Karena kebanyakan event seni budaya di KLU banyak merupakan inisiasi masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Malady mengatakan dalam persetase untuk KEN pemda harus bisa memaparkan event sebelumnya. Untuk masuk KEN ini kurasinya juga begitu ketat. Paling utama event itu harus memiliki dampak sisi ekonomi dan sosial budaya.

”KEN ini memang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Kimda Farida
#Gili Trawangan #gILI fESTIVAL #KEN