LombokPost-Dinas Perhubungan Provinsi NTB menggandeng Koperasi Angkutan Wisata Wisnusman. Mereka akan menyediakan angkutan darat bagi wisatawan melalui Pelabuhan Pemenang.
Hal ini dikuatkan dengan perjanjian kedua belah pihak. ”Ini kerja sama untuk mengelola angkutan darat dan sekitarnya,” kata Ketua Koperasi Angkutan Wisata Wisnusman Raden Bambang Sunarto pada media, Jumat (8/12).
Dengan pengelolaan Pelabuhan Pemenang oleh Provinsi NTB diyakini penataan bisa lebih baik. Ditambah adanya kerja sama ini, akan semakin menguatkan transportasi di sana. ”Tentunya kerja sama ini sama-sama saling menguntungkan. Anggota kami ada 57 kendaraan,” imbuhnya.
Pihaknya membuka rute dari Pelabuhan Pemenang ke beberapa destinasi di Pulau Lombok. Rute-rute yang dilayani dari Bangsal di antaranya Sengigi, Mataram, Airport, Kuta, Senaru, Lembar, Tetebatu, Sembalun, Sekotong, Selong Belanak, dan Pantai Pink. ”Tarif sudah kami sampaikan juga kepada dinas terkait,” terangnya.
Kerja sama ini diharap mengahasilkan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan. ”Regulasi yang ada di masing-masing koperasi akan disinkronkan dengan pemerintah, kalau ada yang bisa saling sokong kenapa tidak saling support,” imbuhnya.
Kepala Dinas Perhubungan NTB H Lalu Mohammad Faozal mengatakan keluhan permasalahan yang paling banyak selama ini di Bangsal adalah moda transportasi, baik laut maupun darat. Khusus moda transportasi laut, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Koperasi Karya Bahari. Sedangkan untuk moda transportasi darat melakukan kerja sama dengan Koperasi Angkutan Wisata Wisnusman.
Ditegaskan, semua armada Wisnusman harus berizin, dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB. ”Di luar Wisnusman kita tidak kasih masuk untuk ambil pick up (angkut) penumpang. Jadi harus dengan label Wisnusman,” tuturnya.
Dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi NTB sebagai regulator untuk angkutan di Pelabuhan Pemenang, KLU. Kalau angkutan yang tidak ingin diatur, pihaknya meminta untuk keluar. ”Angkutan lautnya kita tata, angkutan daratnya juga kita atur. Untuk jumlah armada ke depannya akan melihat dulu perkembangannya,” imbuhnya. (nur/r9)
Editor : Kimda Farida