LombokPost-Ustad Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS mengisi tiga tabligh akbar di Lombok Utara.
Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Isti’daduddarain, Lapangan Umum Kayangan, dan Masjid Agung Baiturahman Gili Trawangan.
Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu tampak menghadiri tabligh akbar UAS tersebut.
Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat sebagai pondasi kebersamaan dan persatuan yang kokoh.
Tabligh akbar ini menjadi momentum untuk merajut kebersamaan dan semangat Idul Fitri sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
”Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten yang paling muda di NTB. Dengan usia 16 tahun tahun 2024 ini, dengan jumlah penduduk sekitar 270 ribu jiwa,” katanya.
Lombok Utara memiliki masyarakat yang majemuk. Terdiri dari 250 ribu muslim, 11 ribu warga Buddha dan 10 ribu warga hindu. Meskipun berbeda tetapi kerukunan antar umat beragama tetap terjaga dengan baik, hidup rukun dan damai.
”Saya sangat bersyukur bisa berkumpul dengan masyarakat dalam momen silaturahmi atau tabliq akbar ini. Biasanya Ustadz Abdul Somad, kita liat di sosial media dan lainnya. Sekarang kita lihat langsung di tengah-tengah kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, UAS mengajak jamaah untuk memperdalam pemahaman agama Islam serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan penuh semangat, UAS menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan keharmonisan dalam rangka mempererat tali silaturahmi.
”Ini dalam rangka mempererat silaturahmi antar sesama muslim. Jamaah Lombok Utara sangat luar biasa dan momen ini sangat langka. Baru kali ini saya berceramah langsung diantar sampai depan panggung oleh bupati langsung,” kata UAS.
Tabligh Akbar dihadiri ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah di Lombok Utara. Menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi dalam memperkokoh ukhuwah Islamiyah.
Acara ini juga diharap dapat menjadi wahana untuk mempererat hubungan antar umat beragama dan memperkuat semangat toleransi serta persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (nur/r12)
Editor : Kimda Farida