Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Elektabilitas Muchsin-Junaidi Arif Tertinggi di Pilkada Lombok Utara Versi SPIN

Habibul Adnan • Sabtu, 23 November 2024 | 19:18 WIB
UNGGUL: Paslon Muchsin-Junaidi Arif usia debat beberapa waktu lalu. Dari hasil survei SPIN, ektabilitas paslon ini menempati posisi tertinggi
UNGGUL: Paslon Muchsin-Junaidi Arif usia debat beberapa waktu lalu. Dari hasil survei SPIN, ektabilitas paslon ini menempati posisi tertinggi

LombokPost- Lembaga Riset dan Survei Semar Political Institute (SPIN) merilis hasil survei jelang pemungutan suara tanggal 27 November mendatang untuk Pilkada Kabupaten Lombok Utara.

Dari hasil jajak pendapat lembaga ini, elektabilitas Lalu Muchsin Effendi-Junaidi Arif berada di puncak.

Tingkat keterpilihan Cabup-Cawabup KLU nomor urut 3 ini berada di angka 39,3 persen.

Di bawahnya ditempel ketat Paslon nomor urut 1 Najmul Akhyar-Kusmalahadi Syamsuri dengan elektabilitas 30,1 persen.

Sementara Danny Karter Febrianto-M. Zaki Abdillah berada di posisi buncit dengan 26,6 persen.

Sedangkan responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 4,0 persen.

"Hasil analisis sementara, pasangan Muchsin-Junaidi berpeluang besar memenangi pemilihan bupati Lombok Utara,".kata Direktur Eksekutif SPIN Mawardin.

Dia menyebutkan, ada tiga hal yang menyebabkan elektabilitas pasangan Muchsin-Junaidi bertengger di posisi teratas.

Pertama, visi-misi Arah Baru Lombok Utara dan program kerja Paslon ini lebih menarik atensi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan geliat massa akar rumput yang semakin menghendaki perubahan.

Kedua, soal ketokohan Muchsin. Dia dinilai mampu membawa Lombok Utara lepas dari ketertinggalan.

Ini didukung dengan kapasitas intelektual, jaringan sosio-kultural, serta gaya komunikasi Muchsin simpatik yang melekat pada pria bergelar doktor ini.

"Ketiga, terjadi migrasi elektoral dari paslon lain, yang hijrah ke paslon Muchsin-Junaidi karena dianggap mencerminkan kebaruan, dan belum terkontaminasi dengan rezim elite lokal yang bernuansa status quo," ungkap Mawardin.

Survei SPIN dilaksanakan periode 15-20 November 2024 dengan jumlah sampel 515 responden melalui wawancara tatap muka.

Responden merupakan warga yang punya hak pilih tersebar secara proporsional di lima Kecamatan di KLU.

Mawardin mengaku, survei ini berpedoman pada kuisioner terstruktur dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 4,4 persen dan tingkat kepercayaan (confidence level) 95 persen. (bib)

Editor : Kimda Farida
#Pilkada Serentak 2024 #Pilkada KLU