Pemda KLU Tutup Tahun dengan Gawe Beleq Dayan Gunung, Perkuat Identitas sebagai Daerah yang Kaya Tradisi dan Kearifan Lokal

nur cahaya • Dipublikasikan Sabtu, 28 Desember 2024 | 15:38 WIB

 

ACARA BUDAYA: Rangkaian kegiatan Gawe Beleq di Halaman Kantor Bupati KLU, beberapa waktu lalu.
ACARA BUDAYA: Rangkaian kegiatan Gawe Beleq di Halaman Kantor Bupati KLU, beberapa waktu lalu.
 

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menutup tahun 2024 dengan Gawe Beleq Dayan Gunung.

Acara budaya ini dilaksanakan selama dua hari. Yaitu dari tanggal 23-24 Desember.

----------------------

Beberapa tarian adat yang ditampilkan mampu menyihir ratusan orang yang hadir.

Sesekali terdengar gemuruh tepuk tangan. Itu merupakan tarian khas Lombok Utara yang secara khusus menunjukkan kebolehannya.

Tiga hari lalu Pemkab Lombok Utara menyediakan kesempatan bagi para pelaku seni untuk mengeksplor kekayaan budaya Dayan Gunung.

Termasuk juga menjadi ajang memperkenalkan produk-produk khas KLU. Karena itu, di tempat tersebut ada Bazar UMKM.

Itulah kegiatan Gawe Beleq yang dilaksanakan Pemda KLU, sekaligus sebagai kegiatan akhir tahun.

Acara tersebut dibuka Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu, ditandai dengan pemukulan Gendeng Beleq bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto, serta jajaran Forkopimda.

Bupati Djohan mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mempertunjukkan seni dan budaya sasak.

Tetapi juga memperkuat identitas Lombok Utara sebagai daerah yang kaya tradisi dan kearifan lokal.

Sebagai komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya leluhur.

Di samping itu, melalui acara budaya ini diharapkan akan menunjang kemajuan sektor pariwisata Lombok Utara.

Karena di situ ditampilkan budaya-budaya khas Gumi Tioq Tata Tunaq.

”Mari kita jadikan Lombok Utara sebagai destinasi tujuan utama wisatawan, yang tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kaya secara budaya,” katanya.

Bupati Djohan berharap ada harmonisasi antara tradisi dengan modernisasi teknologi.

Artinya, masyarakat tetap mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.

Kadis Pariwisata KLU Denda Dewi Tresni Budiastuti menambahkan Gawe Beleq bertujuan melestarikan tradisi dan budaya Lombok Utara.

Sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah destinasi yang ada.

”Kita juga mengenalkan produk yang ada,” tandasnya.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro mengapresiasi atas terselenggaranya Gawe Beleq.

Dia meminta kepada semua elemen masyarakat untuk ikut menjaga kemananan di tengah masyarakat.

”Kami dari kepolisian siap mendukung  penuh segala program Pemerintah Kabupaten Lombok Utara,” pungkasnya. (HABIBUL ADNAN/r12)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
UMKM tarian KLU budaya Sasak khas Lombok Utara Adat tahun