LombokPost-Masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) tidak banyak yang melakukan aktivitas mudik. Hanya ada beberapa warga KLU yang bekerja di luar daerah. ”Kita menjadi tujuan mudik, meski ada juga yang warga luar daerah yang tinggal di sini,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KLU Parihin.
Meski begitu, dia memastikan dishub tetap mempersiapkan dalam menghadapi arus mudik. Yaitu dengan tetap melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan dengan menyiapkan armada bus untuk memfasilitasi permintaan penjemputan pemudik di berbagai titik. Baik di bandara, pelabuhan, maupun terminal.
”Kalau ada permintaan penjemputan, kami siap mengerahkan armada bus yang ada. Termasuk bagi pemudik yang tiba di bandara, pelabuhan, atau terminal,” ujarnya.
Selain itu, Dishub juga mengantisipasi lonjakan pergerakan dari dan ke tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air). Koordinasi dengan kepolisian serta syahbandar terus dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi. ”Agar pergerakan wisatawan maupun pemudik tetap berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Dia mengatakan, biasanya terjadi lonjakan aktivitas penyeberangan di tiga Gili pada arus mudik nanti. Karena itu, Dishub telah menyiapkan kemungkinan lonjakan arus mudik. ”Meski di situ kewenangan pemprov, tapi tetap berkoordinasi dengan kesyahbandaran,” katanya.
Parihin juga mengimbau kepada pemudik agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Yang tidak kalah penting, memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima. ”Selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” pungkasnya. (bib/r8)
Editor : Prihadi Zoldic