Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab Mulai Penataan Kota di Lapangan Tanjung, Pedagang Ingin Bertahan

nur cahaya • Sabtu, 19 April 2025 | 12:20 WIB

PENATAAN TAMAN KOTA: Sebagain lapak pedagang di jejeran warung sebelah timur lapangan sudah mulai ditertibkan.
PENATAAN TAMAN KOTA: Sebagain lapak pedagang di jejeran warung sebelah timur lapangan sudah mulai ditertibkan.
 

LombokPost-Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah memulai proses penataan lapangan Tanjung. Yaitu dengan membersihkan beberapa lapak pedagang serta menebang pohon-pohon yang terkena proyek.

Rencananya, pedagang di area lapangan akan ditertibkan. Hanya saja sejauh ini pemerintah daerah belum menentukan kemana mereka akan dipindah. Tetapi pedagang menginginkan tetap bisa jualan di tempat saat ini.

Seperti pedagang di sebelah timur lapangan. Mereka ingin tidak tergusur dari sana. Di lokasi ini direncanakan dibuat akses jalan menuju ke Kantor Bupati. Sehingga lapak pedagang yang ada akan dibongkar.

Meski begitu, pedagang berharap agar ada space bagi mereka untuk jualan. ”Dibuatkan lapak kecil-kecil, kan masih bisa ditata di sini, masih ada tempat,” kata salah satu pedagang Patona Yunia.

Dia mengaku sudah ada pemberitahuan bahwa dalam waktu dekat akan ada pembongkaran lapak pedagang. Selama proyek penataan taman kota berlangsung, pedagang akan direlokasi ke eks terminal Tanjung.

Photo
Photo

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan KLU Haris Nurdin menerangkan proyek penataan taman kota akan segera dimulai. Hanya saja sejauh ini pihaknya belum memastikan kapan pedagang akan direlokasi. ”Kita sudah melakukan pendataan jumlah pedagang di sekitar lapangan,” jelasnya.

Ada sekitar 60 pedagang yang sudah terdata. Haris mengaku, pemerintah masih memikirkan nasib mereka untuk selanjutnya. ”Kita juga belum memastikan kemana akan direlokasi. Memang ada rencana dipindah ke eks terminal, tapi nanti diputuskan waktu rapat bersama,” imbuhnya.

Rapat diagendakan awal pekan depan, dengan melibatkan beberapa OPD. Dari sini nanti akan diputuskan kemana pedagang akan direlokasi. Termasuk juga lokasi lapak permanen yang disediakan pemerintah.

Haris menjelaskan, memang ada opsi akan ada lapak pedagang di sebelah timur lapangan. Tetapi jika ada pedagang di tempat tersebut, jaraknya terlalu dekat dengan rumah sakit. ”Ini yang masih dipertimbangkan. Nanti akan kita rapatkan lagi,” tutupnya. (bib/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#taman kota #Pedagang #KLU #pemerintah #jualan #Penataan