LombokPost-Proses pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) tahun 2025 masih menunggu pembagian kloter resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB. Kemungkinan besar pada 2 Mei sudah diberangkatkan.
Kasi Haji dan Umrah Kemenag KLU Suparlan menerangkan pembagian kloter akan dilakukan setelah seluruh CJH di wilayah NTB menyelesaikan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). ”Saat ini kami masih menunggu keputusan final dari Kemenag NTB,” ujarnya.
Jumlah CJH reguler dari KLU yang siap diberangkatkan tahun ini mencapai 69 orang. Di luar itu, terdapat 29 orang sebagai jamaah cadangan. Meski berstatus cadangan, Suparlan mengaku mereka berpeluang besar bisa diberangkatkan ke tanah suci bersama CJH reguler.
Ini karena CJH cadangan itu telah menyelesaikan proses pelunasan BIPIH. Mereka juga telah memenuhi persyaratan administrasi untuk diberangkatkan haji. ”Jadi secara teknis mereka semua siap berangkat,” kata Suparlan.
Dia mencontohkan dengan dokumen paspor. Demikian juga dengan persyaratan lainnnya. Bahkan, Kemenag KLU juga sudah menggelar manasik haji untuk mereka, beberapa waktu lalu. ”Seluruh persiapan sudah lengkap, baik dari sisi pelunasan, istitha’ah dan lain sebagainya,” tambahnya.
Batas akhir pelunasan biaya haji ditetapkan hingga 25 April 2025. Setelah melewati batas waktu tersebut, Kemenag akan segera mengumumkan pembagian kloter dan kepastian keberangkatan jamaah cadangan.
Suparlan mengimbau seluruh calon jamaah haji, baik reguler maupun cadangan, untuk tetap memantau informasi resmi dan mempersiapkan diri secara maksimal. Kemudian yang tidak kalah penting, tetap menjaga kondisi kesehatan. ”Karena pelaksanaan ibadah haji semakin dekat,” tutupnya. (bib/r8)
Editor : Prihadi Zoldic