LombokPost-Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan membangun rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program Jumat Bedah Rumah (Jubah) yang dihidupkan kembali. Program ini menyasar warga yang tidak memiliki rumah atau tempat tinggalnya kategori tidak layak huni.
Bupati KLU Najmul Akhyar mengatakan pembangunan RTLH dilakukan dengan semangat gotong royong, yaitu melibatkan semua stakeholder. Saat ini baru satu rumah yang sudah dibangun dengan penerima manfaat bernama Aisyah, warga Dusun Lempenge, Desa Rempek, Kecamatan Gangga.
Najmul mengatakan, pembangunan rumah warga ini sekaligus menandai dimulainya Program Jubah tahun 2025. Gerakan bedah rumah pertama ini diawali Perumda Amerta Dayan Gunung. ”Nanti dilanjutkan lembaga lainnya,” cetusnya.
Program Jubah sudah ada di masa kepemimpinan Najmul periode sebelumnya. Sama dengan edisi sebelumnya, program ini tetap tidak menggunakan APBD KLU. Tetapi dihimpun dari sumbangan ASN, perusahaan atau lembaga, dan komunitas lainnya. ”Kita minta agar menyisihkan sedikit dari rezeki yang dapatkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.
Najmul menerangkan, program ini diluncurkan kembali untuk menyediakan rumah layak huni. Karena harus diakui, saat ini masih banyak masyarakat Tioq Tata Tunaq yang memiliki tempat tinggal tidak layak. Bahkan ada yang belum punya rumah.
Saat ini masih ada sekitar 2.700 jumlah rumah yang belum selesai perbaikannya setelah rusak parah akibat gempa tahun 2018 silam. Berdasarkan fakta tersebut, pemerintah hadir membantu warganya. ”Program Jubah salah satu ikhtiar bersama dalam mengatasi persoalan bagi masyarakat yang belum memiliki rumah,” pungkas Najmul.
Direktur PDAM Amerta Dayan Gunung Firmansyah membenarkan bahwa pihaknya yang punya tanggung jawab pembangunan rumah Aisyah. ”Di mana pada momen launching, PDAM mendapatkan giliran pertama, dan kami gunakan keuangan yang bersumber dari PDAM sendiri,” katanya.
Firmansyah melanjutkan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian sosial PDAM Amerta Dayan Gunung. Ada beberapa kegiatan sosial serupa yang diberikan kepada penerima manfaat program Jubah. ”PDAM juga memberikan meter air gratis kepada penerima Jubah,” tandasnya. (bib/r8)
Editor : Pujo Nugroho