LombokPost - Harapan akan jalan yang baik terus membumbung di benak masyarakat Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.
Bagaimana tidak, ruas jalan kabupaten yang menghubungkan langsung permukiman warga dengan sejumlah fasilitas vital seperti Puskesmas Tanjung, Kantor Camat Tanjung, SMKN 2 Tanjung, SMPN 3 Tanjung, SMKN 1 Tanjung, hingga Pasar Tanjung, kondisinya memprihatinkan.
Kerusakan parah yang telah berlangsung nyaris satu dekade ini memaksa warga dan terutama para pelajar untuk mengambil jalur memutar yang lebih jauh dan melelahkan.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan, kondisi jalan ini telah berulang kali diajukan sebagai usulan prioritas.
Statusnya sebagai ruas jalan kabupaten yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) semakin menguatkan urgensi perbaikannya.
Namun, penantian panjang ini terus menguji kesabaran warga.
"Kasihan masyarakat dan anak-anak kita ini," ungkap salah seorang warga dengan nada prihatin.
"Untuk ke puskesmas saja kami harus memutar jauh, begitu juga kalau ada urusan ke kantor camat. Anak-anak sekolah juga demikian, padahal kalau jalan ini bagus, jarak tempuh bisa jauh lebih singkat dan aman," tegasnya.
Keresahan serupa juga dirasakan oleh para pelajar dan orang tua.
Jalan rusak yang penuh lubang dan becek di musim hujan tidak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Semangat belajar para siswa pun tak jarang terganggu oleh kondisi infrastruktur yang kurang mendukung ini.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara, Artadi, turut memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.
Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara untuk segera memberikan atensi khusus pada perbaikan jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tanjung ini.
"Jalan ini bukan hanya sekadar akses transportasi, tetapi juga urat nadi perekonomian dan pendidikan masyarakat Tanjung," tegas Artadi.
"Sudah seharusnya Pemkab Lombok Utara memberikan prioritas utama untuk menyelesaikan persoalan ini, mengingat status jalan ini yang jelas dan dampaknya yang begitu besar bagi kehidupan warga," tuturnya.
Lebih lanjut, Artadi menekankan perbaikan jalan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan.
Akses ke layanan kesehatan di Puskesmas Tanjung akan menjadi lebih cepat dan mudah, urusan administrasi di Kantor Camat Tanjung pun demikian.
Yang tak kalah penting, para pelajar dapat menuju sekolah dengan lebih aman dan efisien, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Aktivitas perekonomian di Pasar Tanjung juga diyakini akan semakin menggeliat dengan infrastruktur jalan yang memadai.
Kini, harapan masyarakat Tanjung kembali membumbung.
Mereka menantikan realisasi dari usulan-usulan yang telah disampaikan dan janji-janji perbaikan yang telah diutarakan.
Waktu terus berjalan, dan setiap hari melewati jalan rusak tersebut semakin menegaskan betapa mendesaknya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah.
Mereka berharap, penantian panjang ini akan segera berbuah manis dengan hadirnya jalan yang laik, yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat Kecamatan Tanjung. (nur)
Editor : Kimda Farida