Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terungkap! Ini Penyebab Wisatawan Malaysia Meninggal di Jalur Torean Gunung Rinjani

Nurul Hidayati • Minggu, 4 Mei 2025 | 21:51 WIB

Proses evakuasi korban meninggal dunia wisatawan Malaysia di jalur Torean Gunung Rinjani, Minggu (4/5).
Proses evakuasi korban meninggal dunia wisatawan Malaysia di jalur Torean Gunung Rinjani, Minggu (4/5).

LombokPost – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) melalui akun media sosial resminya, @btn_gn_rinjani, memberikan keterangan detail mengenai penyebab kecelakaan tragis yang menimpa wisatawan asal Malaysia, RAG (57), hingga menyebabkan kematian di jalur pendakian Torean.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemandu (guide) dan rekan korban dalam rombongan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WITA pada hari Sabtu, 3 Mei 2025.

Saat itu, rombongan pendaki yang berjumlah 23 orang, termasuk korban, sedang melakukan perjalanan turun gunung setelah mendaki melalui jalur Sembalun sejak tanggal 1 Mei.

Baca Juga: Dukung Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Rinjani, Akademisi Unram Nilai Langkah Menjaga Alam

"Mereka memilih jalur Torean sebagai jalur untuk kembali," tulis BTNGR.

Menurut keterangan BTNGR, rombongan sempat berhenti di sumber mata air Banyu Urip untuk beristirahat dan mengambil air minum.

Namun, korban memilih untuk tidak ikut beristirahat dan terus berjalan mendahului rombongan.

Photo
Photo

Ketua rombongan kemudian berinisiatif untuk menyusul korban.

Mereka bertemu di jalur yang dilengkapi dengan relling tali pengaman, yang bertujuan untuk membantu pendaki melewati area yang mungkin licin atau berbahaya.

Ketua rombongan berniat untuk membantu korban melewati jalur tersebut dengan aman.

Baca Juga: Gunung Rinjani Kembali Terima Pendaki Pada 3 April, Kuota Dibuka 100 Persen

Sayangnya, korban menolak uluran bantuan dari ketua rombongan.

Saat menuruni jalur yang sama, korban tiba-tiba melepaskan pegangan dari relling tali pengaman.

Bersamaan dengan itu, pijakan kaki korban meleset, mengakibatkan korban kehilangan keseimbangan.

Akibatnya, wisatawan berusia 57 tahun tersebut terjatuh ke arah kanan jalur pendakian, yang diketahui merupakan jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Keterangan resmi dari BTNGR ini memberikan gambaran jelas mengenai kronologi kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa wisatawan asal Malaysia tersebut.

Baca Juga: Gunung Rinjani Segera Dibuka, Pendaki Wajib Patuhi Aturan Baru dan Pesan Tiket Online

Penolakan korban terhadap bantuan dan hilangnya konsentrasi saat melewati jalur yang dilengkapi pengaman menjadi faktor utama dalam kecelakaan tragis ini.

Pihak BTNGR kembali menekankan pentingnya mengikuti arahan pemandu, beristirahat saat diperlukan, dan selalu berhati-hati serta memanfaatkan fasilitas keselamatan yang telah disediakan di sepanjang jalur pendakian Gunung Rinjani.

Photo
Photo

Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pendaki akan potensi bahaya di alam terbuka dan perlunya kewaspadaan ekstra demi keselamatan diri dan rombongan. (nur)

Editor : Prihadi Zoldic
#wisatawan #pendaki #Gunung Rinjani #Torean #Kecelakaan #Malaysia