Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (Pemkab KLU) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor, termasuk kesehatan.
Salah satu langkah strategis yang tengah didorong adalah kemampuan berbahasa Inggris bagi tenaga kesehatan di tingkat layanan pertama, yaitu puskesmas.
Hal ini mengingat Lombok Utara merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan kawasan terkenal seperti Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, Lalu Bahruddin, menyampaikan inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Lombok Utara.
Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris diharapkan dapat mempermudah interaksi antara tenaga kesehatan dengan wisatawan, sehingga pelayanan yang diberikan menjadi lebih efektif dan memuaskan.
"Lombok Utara memiliki kawasan pariwisata unggulan yang mendunia, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Dengan banyaknya wisatawan asing yang datang, kemampuan berbahasa Inggris bagi tenaga kesehatan di puskesmas menjadi sangat penting," ujar Lalu Bahruddin.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Kuliner yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kabupaten Lombok Utara
Menurutnya, tenaga kesehatan di puskesmas yang berada di wilayah pariwisata, maupun puskesmas penyangga, akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama atau pelayanan kesehatan dasar kepada wisatawan.
Kemampuan berbahasa Inggris yang baik akan menghilangkan kendala komunikasi dan memastikan informasi terkait kondisi kesehatan, diagnosis, maupun pengobatan dapat tersampaikan dengan jelas.
"Kami mendorong agar tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di puskesmas sekitar kawasan wisata, memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang memadai. Ini bukan hanya soal memberikan pelayanan, tetapi juga menciptakan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan yang membutuhkan bantuan kesehatan," lanjutnya.
Baca Juga: Provinsi NTB Bidik Investasi Pariwisata Hingga Pertanian di IGS 2025
Pihak Dinas Kesehatan Lombok Utara saat ini tengah merancang program pelatihan dan pengembangan kemampuan berbahasa Inggris bagi tenaga kesehatan di puskesmas.
Program ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing tenaga kesehatan.
Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain pelatihan intensif, workshop, maupun pemanfaatan platform pembelajaran daring.
Lalu Bahruddin berharap, dengan adanya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris tenaga kesehatan, citra pariwisata Lombok Utara akan semakin baik di mata wisatawan mancanegara.
Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses, termasuk dalam hal komunikasi, akan menjadi nilai tambah bagi destinasi ini.
"Kami berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif ganda. Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi wisatawan, juga dapat meningkatkan kepercayaan dan citra pariwisata Lombok Utara sebagai destinasi yang ramah dan profesional dalam segala aspek," pungkas Lalu Bahruddin.
Inisiatif Pemkab Lombok Utara ini menunjukkan komitmen dalam mengembangkan sektor pariwisata secara holistik, dengan memperhatikan aspek pendukung seperti pelayanan kesehatan.
Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah pariwisata lainnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan publik. (nur)
Editor : Kimda Farida