Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hari Bhayangkara, Polres Lombok Utara Sentuh Hati Lansia Lewat Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis

Marthadi • Minggu, 15 Juni 2025 | 12:20 WIB

Bakti sosial untuk lansia yang digelar Polres Lombok Utara di Tanjung, Sabtu (14/6).
Bakti sosial untuk lansia yang digelar Polres Lombok Utara di Tanjung, Sabtu (14/6).
LombokPost – Polres Lombok Utara punya cara berbeda dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini.

Tak hanya fokus pada seremoni, institusi kepolisian ini memilih turun langsung ke masyarakat lewat bakti sosial dan layanan kesehatan gratis untuk lansia, Sabtu (14/6), di Desa Tanjung.

Dipimpin langsung Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, kegiatan ini menyentuh hati puluhan lansia yang selama ini belum tersentuh bantuan.

Sebanyak 50 lansia menerima bantuan paket sembako dan pemeriksaan kesehatan, sebagai bentuk kepedulian nyata dari Polri yang terus bertransformasi menjadi pelayan publik yang humanis.

“Hari Bhayangkara adalah momentum untuk mempererat hubungan Polri dan masyarakat, bukan hanya peringatan formal. Polri ingin hadir dan dirasakan langsung manfaatnya,” ujar AKBP Agus Purwanta saat ditemui usai acara.

Tak hanya sembako, pelayanan kesehatan gratis untuk lansia juga diberikan secara langsung oleh tim medis, dengan prioritas mereka yang tak masuk daftar penerima bantuan pemerintah seperti BLT.

“Polri saat ini menjadi agen kesejahteraan, bukan semata penegak hukum. Kami menyentuh akar persoalan seperti kesehatan, pangan, dan ketahanan keluarga,” tambahnya.

Antusiasme warga—terutama para lansia—sangat tinggi. Banyak yang datang diantar keluarga, bahkan dijemput oleh aparat desa.

Bagi mereka, kehadiran Polri dalam bentuk sentuhan nyata jauh lebih bermakna dibandingkan kehadiran simbolik semata.

Ibu Bhayangkari Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta, juga ikut larut dalam suasana haru. Ia berdialog langsung, mendengarkan keluh kesah para lansia, hingga menggenggam tangan mereka.

“Sebagian dari mereka mengalami sakit berkepanjangan, ada pula yang sudah stroke. Kami datang bukan hanya memberi bantuan, tapi ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga menyinggung pentingnya evaluasi data penerima bantuan yang menurutnya belum tepat sasaran.

“Kami harap masyarakat juga ikut aktif, jika merasa tak layak menerima bantuan, tolong dilaporkan. Supaya bisa disalurkan ke yang benar-benar butuh,” ucap Ny. Heny.

Kepala Desa Tanjung, Budiaman, S.H, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres dan Bhayangkari. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini lebih dari sekadar bantuan fisik—ia adalah bentuk hadirnya negara di tengah masyarakat.

“Ini bukan soal paket sembako atau vitamin, tapi soal kehadiran Polri di tengah kami. Ini bentuk nyata sinergi yang menyentuh,” tegas Budiaman.

Total 300 warga mendapat manfaat dari rangkaian kegiatan ini, yang dimulai sejak pagi lewat kegiatan Gowes Kamtibmas.

Masyarakat berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar, menyasar kelompok rentan seperti lansia dan difabel.

Hari Bhayangkara ke-79 di Lombok Utara menjadi bukti bahwa transformasi Polri benar-benar menyentuh akar rumput. Dari uluran tangan kepada lansia, hingga senyum haru mereka yang merasa diperhatikan, Polri hadir dengan wajah baru—lebih dekat, lebih peduli, lebih membumi. (*)

Editor : Marthadi
#Polres Lombok Utara #hari bhayangkara #Lansia #humanis #baksos