Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

154 Anggota Bhayangkari Lombok Utara Ikuti Pap Smear & Vaksinasi HPV, Begini Pesan Penting Ketua Bhayangkari

Marthadi • Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:08 WIB

Anggota Bhayangkari Lombok Utara mengikuti Pap Smear & Vaksinasi HPV, Sabtu (30/8).
Anggota Bhayangkari Lombok Utara mengikuti Pap Smear & Vaksinasi HPV, Sabtu (30/8).
LombokPost – Sebanyak 154 anggota Bhayangkari Cabang Lombok Utara mengikuti pemeriksaan Pap Smear, IVA, serta vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara, Sabtu (30/8).

Program tersebut digelar berkat kolaborasi Bhayangkari Lombok Utara bersama Rotary Club Mataram, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta menegaskan pentingnya kepedulian perempuan terhadap kesehatan diri.

Ahli kandungan dan onkologi dr. I Made Widyalaksana Mahayasa, Sp.OG(K)Onk yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa pemeriksaan Pap Smear maupun IVA sama-sama efektif mendeteksi dini kanker serviks.

“Keunggulan IVA adalah hasilnya bisa langsung diketahui, sedangkan Pap Smear membutuhkan waktu 5–7 hari. Dari segi biaya, IVA juga lebih murah,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan penghapusan stigma agar perempuan tidak takut melakukan pemeriksaan.

“Ada tiga strategi global untuk eliminasi kanker serviks, yakni vaksinasi HPV pada 90 persen anak usia 9–15 tahun, deteksi dini pada 70 persen perempuan usia 30 tahun, serta pengobatan tepat pada 90 persen pasien kanker serviks,” jelasnya.

Presiden Rotary Club Mataram Ny. Ala Froehlich menyebutkan bahwa sinergi lintas organisasi ini bertujuan memperluas dampak.

“Kami ingin peserta yang hadir tidak hanya berhenti pada menerima informasi, tetapi juga menjadi duta yang menyebarkan ilmu kepada masyarakat,” katanya.

WHO mencatat setiap tahun terdapat 604 ribu kasus baru kanker serviks di dunia, dan di Indonesia angkanya mencapai lebih dari 36 ribu kasus.

Melalui langkah preventif berupa vaksinasi dan deteksi dini, kasus baru diharapkan dapat ditekan.

Inisiatif Bhayangkari Lombok Utara ini menegaskan bahwa edukasi merupakan langkah paling penting mencegah kanker serviks.

Perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat, dan bangsa yang lebih kokoh di masa depan. (*)

Editor : Marthadi
#vaksinasi HPV #rotary club #bhayangkari Lombok utara #kanker servick #pap smear