Terutama di kawasan wisata dan perbatasan. Tujuannya untuk memperkuat sistem keamanan dan perlindungan aset daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) KLU Hairul Anwar mengatakan, saat ini pemerintah daerah baru memiliki empat titik CCTV yang aktif.
“Dan kita akan upayakan menambah di beberapa lokasi strategis,” ujarnya.
Adapun empat CCTV yang telah beroperasi itu berada di Teluk Nara, lingkungan Kantor Bupati, Jalur Dua Jalan Raya Tanjung, dan Gili Trawangan.
Ke depan, penambahan akan difokuskan pada area dengan aktivitas tinggi, seperti destinasi wisata dan pusat keramaian.
“Kita rencanakan pemasangan di tempat-tempat ramai,” jelas Hairul.
Selain itu, Pemkab juga akan memperkuat pengawasan di daerah perbatasan yang dinilai rawan.
“Titik-titik rawan di Kayangan, Bayan, dan wilayah perbatasan lainnya akan jadi prioritas pemasangan,” tambahnya.
Menurut Hairul, perluasan jaringan CCTV diharapkan memberi manfaat ganda. Baik dalam pencegahan dini gangguan Kamtibmas maupun dalam membantu aparat penegak hukum.
“Dengan CCTV, kita bisa mengantisipasi lebih awal hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk perlindungan terhadap aset pemerintah daerah,” katanya.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Dinas Kominfo KLU akan mengajukan penambahan anggaran pada tahun mendatang.
“Mudah-mudahan bisa terealisasi dengan dukungan anggaran tambahan yang akan kami sampaikan ke pimpinan,” pungkasnya
Editor : Siti Aeny Maryam