Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan KLU Haris Nurdin.
Hakamah menjelaskan, bantuan ini merupakan usulan masyarakat pada tahun 2023 dan 2024.
Penyaluran semula dijadwalkan pada 2024 lalu.
Akan tetapi ketika itu tertunda karena ada momen pilkada. “Kita tunda agar tidak dikaitkan dengan politik,” ujarnya.
Para penerima terdiri dari berbagai usaha mikro. Mulai dari pedagang sembako hingga usaha laundry, dan lain sebagainya.
Dengan adanya etalase, diharapkan para pelaku UMKM memiliki fasilitas untuk menata dan memajang produk sehingga dapat meningkatkan penjualan.
“Mudah-mudahan barang yang diterima bermanfaat. Kita imbau supaya dijaga, dan dipelihara agar awet. Ini anggaran negara, harus dijaga,” tegas politisi Partai Gerindra itu.
Dia bersyukur bantuan sudah diterima para pengusul. Hakamah menyampaikan terima kasih kepada Pemda KLU melalui OPD terkait yang telah merealisasikan bantuan untuk UMKM.
"Kami di DPRD mengawasi dan menganggarkan sesuai tupoksi," tambahnya.
Hakamah juga mendorong pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk memanfaatkan pinjaman tanpa bunga.
Produk-produk UMKM Lombok Utara harus mampu bersaing. Apalagi produk UMKM yang ada saat ini punya potensi luar biasa.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah Panen Perdana Kakao Hasil Polinasi Kelompok Tani Lereng Murmas
Seperti olahan kakao. "Kita dorong agar dapat masuk ke pasar- pasar modern," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Hakamah turut menyerahkan buku kas kepada para kader posyandu di Desa Genggelang.
Ia menyebutkan bahwa buku kas penting agar setiap kegiatan dan layanan posyandu memiliki catatan resmi yang lengkap.
Hakamah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader posyandu yang dinilai memiliki peran penting dalam menurunkan angka stunting.
Mereka juga berperan dalam menyiapkan generasi yang sehat.
“Kami sangat berterima kasih karena para kader berkontribusi besar.
Mereka harus diperhatikan, termasuk soal honor. Jangan hanya jadi relawan,” tandasnya.
Editor : Redaksi Lombok Post