Bantuan yang disalurkan tahun ini dinilai sangat membantu meningkatkan tampilan usaha sekaligus mendorong penjualan.
Fauzan Hadi, pemilik toko elektronik dan peralatan listrik di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga mengatakan etalase yang diterimanya langsung dimanfaatkan sebagai tempat display berbagai jenis lampu.
Karena itu, dia berterima kasih atas bantuan tersebut.
"Etalase ini langsung dipakai, karena kebetulan kami memang sangat butuh fasilitas seperti ini. Pengajuan sudah sekitar dua tahun lalu,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Pardan, pelaku UMKM olahan cokelat di Kampung Cokelat Senara, Desa Genggelang.
Ia menyebut bantuan etalase dari Wakil Ketua DPRD KLU sangat bermanfaat bagi usahanya. “Kami bersyukur dapat bantuan ini, UMKM sangat terbantu,” katanya.
Namun Pardan berharap perhatian juga diberikan pada kondisi kawasan Kampung Cokelat.
Yang di mana menurutnya masih membutuhkan penataan. “Perlu ada gapura, plang nama, tempat swafoto, dan MCK," katanya.
Demikian juga untuk akses juga. Dia mengusulkan agar jalan menuju Kampung Cokelat agar dirabat.
"Lampu jalan belum ada. Harapannya hal-hal ini bisa diperhatikan,” tambah Pardan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah menjelaskan total 36 etalase telah diserahkan kepada para penerima.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan untuk Petani di KLU yang Meninggal
Ia menegaskan komitmennya dalam memperhatikan kebutuhan pelaku UMKM.
Selain etalase, terdapat berbagai bentuk dukungan lain seperti gerobak dorong, rombong bakso, tenda display.
Melalui pokirnya, dia juga membantu peralatan membuat kue, serta perlengkapan katering. “Itu sudah terealisasi pada 2024 dan 2025,” jelasnya.
Hakamah menambahkan pihaknya juga mengawal program pinjaman tanpa bunga bagi UMKM.
Misalnya dengan rutin mensosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan reses. Ia berharap berbagai bantuan ini dapat mendorong UMKM di Lombok Utara untuk tetap tumbuh dan berkembang.
Editor : Redaksi Lombok Post