Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengikuti Wisuda S2 Sekolah Lansia Tebango Tangguh. Tetap Berkarya, Sehat, Produktif dan Mandiri di Usia Senja

Habibul Adnan • Minggu, 7 Desember 2025 | 05:41 WIB

BELAJAR DI USIA SENJA: Peserta didik Sekolah Lansia Tebango Tangguh saat mengikuti prosesi wisuda, Kamis (4/12) lalu
BELAJAR DI USIA SENJA: Peserta didik Sekolah Lansia Tebango Tangguh saat mengikuti prosesi wisuda, Kamis (4/12) lalu
LombokPost - Sekolah Lansia Tebango Tangguh mewisuda para peserta didiknya, belum lama ini. Para siswa sekolah ini diharapkan tetap berkarya dan produktif di usia senja.

Di bawah rindangnya pohon dan teduhnya halaman Vihara Jaya Wijaya, Dusun Tebango, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang terasa berbeda pagi. Senyum mengembang dari orang-orang berusia di atas 60 tahun itu.

Mereka mengenakan toga, melangkah pasti menuju panggung. Sebuah pemandangan yang menghangatkan hati.

Begitulah suasana pelaksanaan wisuda Sekolah Lansia Tebango Tangguh Standar Dua (S2).

Iya, sekolah lansia satu-satunya di Lombok Utara itu menggelar wisuda, Kamis (4/12) lalu.

Dengan mengusung tema “Menuju Lansia Berdaya, Sehat, Aktif, Produktif, dan Mandiri” menggambarkan, bahwa masa tua bukan titik henti, melainkan tahap untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi.

Di sekolah lansia ini bukan sekadar aktivitas kumpul kelompok. Di dalamnya ada kurikulum, pembelajaran, dan interaksi sosial yang membuka ruang bagi para siswa untuk tetap berpikir aktif.

Tujuannya, memberi kesempatan bagi lansia untuk terus belajar, saling berinteraksi, menjaga kesehatan mental maupun fisik, serta merasa dihargai.

"Sekolah lansia merupakan kebanggaan kami di pemerintah daerah," kata Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, yang hadir di acara wisuda.

Dia berharap, ke depan jumlah siswanya akan lebih banyak lagi. Wabup juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan.

Kemudian dia menitipkan pesan agar ilmu yang diperoleh hendaknya diterapkan, lalu ditularkan kepada sesama. Dan lebih dari itu, lanjutnya, tetaplah sehat, produktif, dan mandiri.

Dari sekolah lansia ini, menegaskan bahwa usia senja justru bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Anak-anak muda seharusnya lebih semangat dalam belajar.

“Hari ini, yang tua memberi contoh semangatnya,” tambahnya,

Sekolah lansia Tebango Tangguh merupakan gagasan BKKBN Provinsi NTB yang bekerja sama dengan Pemda Lombok Utara.

Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Keluarga Berencana, Pemberdyaan Masyarakat dan Desa (DP2KBPMD) KLU Atmaja Gumbara menyampaikan, di dalamnya ada sinergitas semua kalangan.

Mulai dari unsur pemerintahan di tingkat provinsi, kabupaten hingga di tingkat desa. Menurutnya, peran Pemdes menjadi salah satu kunci.

“Keberhasilan pendidikan hingga ke prosesi wisuda ini tak lepas dari dorongan dan sinergi semua pihak, termasuk pemerintah desa,” katanya.

Dia juga berharap, sekolah lansia dapat terus meningkatkan kualitas kelompok bina keluarga lansia. Sehingga akan mampu mewujudkan lansia tangguh.

Selama peserta didik menempuh sekolah lansia, mereka telah menerima berbagai materi. Mulai dari pemahaman konsep smart (sehat, aktif, produktif, mandiri, bermartabat), proses menua sehat, pengetahuan kesehatan fisik dan mental, hingga keterampilan hidup.

Sekretaris BKKBN Provinsi NTB Heri Johan Efendi mengatakan, NTB memiliki populasi lansia cukup besar. Di Lombok Utara saja, terdapat sekitar 9,3 persen atau 24 ribu jiwa lansia.

“Kami berharap semua bisa masuk sekolah lansia,” ujarnya.

Namun harus diakui, jangkauan masih terbatas. Karena itu, pendekatan sedang dilakukan ke forum CSR. Tetapi dia yakin, sekolah lansia di Lombok Utara bisa berkembang di wilayah lain. "Terlebih dengan komitmen dukungan Wakil Bupati KLU," kata Heri.

Editor : Siti Aeny Maryam
#sekolah lansia Lombok Utara #pendidikan #Kusmalahadi Syamsuri #sekolah lansia tebango tangguh #Pemda Lombok Utara